Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Health»Cegah Kenaikan Harga Pangan Jelang Ramadan, BGN Ganti Telur dengan Ikan di Program MBG

Cegah Kenaikan Harga Pangan Jelang Ramadan, BGN Ganti Telur dengan Ikan di Program MBG

Health Gusti Tetiro10 Januari 2026 / 10:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah antisipatif dengan mengganti menu telur dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sementara waktu menggunakan ikan, menyusul kekhawatiran lonjakan harga pangan menjelang Ramadan. Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas harga telur dan mencegah beban tambahan bagi rumah tangga.

Wakil Ketua BGN Nanik S. Deyang menjelaskan, kebijakan penggantian telur dengan ikan di program MBG dilakukan karena jutaan porsi makanan yang disajikan setiap hari berpotensi mendorong permintaan telur yang tinggi. Hal ini dikhawatirkan memicu kelangkaan dan kenaikan harga di pasaran.

“Untuk sementara, menu MBG tidak menggunakan telur dulu. Harus diganti dengan ikan. Kita mengalah dulu dengan telurnya,” ujar Nanik, Jumat (9/1/2026).

Langkah serupa sebelumnya juga diterapkan menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Saat itu, BGN membatasi penggunaan telur untuk menekan lonjakan harga, dan menggantinya dengan sumber protein lain seperti daging sapi. Menurut Nanik, kebijakan tersebut berhasil menjaga kestabilan harga dan kebutuhan gizi penerima manfaat MBG tetap terpenuhi.

“Kita pakai daging sapi waktu itu, dan berjalan dengan baik,” jelasnya.

Nanik menekankan, meski menu diganti, standar gizi dan keamanan pangan tetap menjadi prioritas. Seluruh bahan pangan alternatif akan disertifikasi dan disesuaikan agar nilai gizinya setara dengan telur.

“Jadi nanti akan kita sesuaikan dan disertifikasi ke pangan lainnya, dengan tetap menjaga kualitas gizi,” ujar Nanik.

Langkah BGN ini menunjukkan upaya pemerintah meminimalkan dampak fluktuasi harga bahan pokok terhadap masyarakat, terutama bagi penerima manfaat program MBG yang sebagian besar berasal dari keluarga berpendapatan rendah. Menurut pengamat pangan, kebijakan substitusi menu seperti ini bisa menjadi model adaptasi pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara penyediaan gizi dan stabilitas harga.

Baca Juga  Ada Toilet di Dalam Dapur, BGN Soroti Pelanggaran SPPG Banyudono

Namun, para ahli juga mengingatkan pentingnya monitoring harga secara real time, karena substitusi komoditas bisa menimbulkan tekanan pada pasar protein lain, seperti ikan atau daging sapi, apabila permintaan melonjak mendadak.

BGN memastikan program MBG akan terus berjalan secara berkelanjutan, dengan penyesuaian menu yang fleksibel, menjaga gizi penerima manfaat, dan menahan inflasi pangan menjelang Ramadan.

BGN Ikan MBG Telur
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleOJK Catat 29 Perusahaan Asuransi Belum Penuhi Modal Minimum Tahap Pertama 2026
Next Article Tol Sibanceh Dibuka Fungsional 24 Jam hingga 22 Januari 2026

Berita Lainnya

Nanik S Deyang Tak Muncul, BGN Pamer Opini ‘Pujian’ dari BPK

17 Juli 2026 / 16:14 WIB

Presiden Beri Waktu Satu Bulan untuk BGN Benahi Tata Kelola MBG

16 Juli 2026 / 22:51 WIB

Presiden Paksa Semua Kementerian Dukung BGN Sukseskan MBG

16 Juli 2026 / 22:48 WIB

BGN Evaluasi Pelaksanaan Program MBG, Kaji Pelibatan Kantin Sekolah

16 Juli 2026 / 22:00 WIB

Video: Mitra BGN Ultimatum Pemerintah, Ancam Gembok Dapur MBG Secara Nasional

15 Juli 2026 / 13:00 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Terbitnya Surat Penghentian Pengumpulan Data MBG

14 Juli 2026 / 15:30 WIB
Form Komentar Cancel Reply

TC Timnas U-20 di Surabaya Fokus Bangun Fondasi Tim

Sasha Widiawati06 Maret 2026 / 09:34 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.