Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Health»Ilmuwan Jepang Rekam Proses Pembentukan Memori Otak Secara Real Time

Ilmuwan Jepang Rekam Proses Pembentukan Memori Otak Secara Real Time

Health Adi P26 Desember 2025 / 11:31 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi otak manusia (foto: Shawn Day/unsplash)
Ilustrasi otak manusia (foto: Shawn Day/unsplash)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kanazawa (tutur.co.id) – Tim ilmuwan dari Nano Life Science Institute (WPI-NanoLSI), Kanazawa University, Jepang, berhasil mengungkap mekanisme dasar pembentukan memori di otak manusia melalui visualisasi molekul secara langsung. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nature Communications dan membuka pemahaman baru mengenai cara kerja enzim kunci dalam proses belajar.

Penelitian tersebut memfokuskan pada enzim Ca²⁺/calmodulin-dependent protein kinase II (CaMKII), yang selama ini dikenal berperan penting dalam pembelajaran dan penyimpanan memori. Enzim ini berfungsi sebagai sakelar molekuler yang memperkuat hubungan antarsel saraf atau sinapsis, sebuah proses yang disebut plastisitas sinaptik.

Struktur Enzim Penentu Ingatan

CaMKII tersusun dari 12 subunit protein yang membentuk struktur melingkar. Dua jenis subunit utama, yakni alfa (α) dan beta (β), tersebar dengan komposisi berbeda di berbagai bagian otak. Selama bertahun-tahun, para ilmuwan menduga bahwa keseimbangan kedua subunit tersebut berpengaruh besar terhadap pembentukan memori, namun belum pernah diamati secara langsung.

Melalui teknologi high-speed atomic force microscopy (HS-AFM), tim peneliti yang dipimpin Mikihiro Shibata berhasil merekam pergerakan CaMKII pada tingkat molekul secara real time. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa subunit α dan β bercampur dalam rasio sekitar 3:1, sesuai dengan komposisi alami di otak mamalia.

Lebih lanjut, subunit β cenderung menempatkan diri bersebelahan dengan probabilitas mencapai 83 persen, membentuk klaster kecil yang stabil di dalam struktur enzim.

Memori yang Bertahan Lebih Lama

Saat CaMKII diaktifkan oleh sinyal kalsium dan kalmodulin—yang muncul ketika neuron bekerja—subunit β yang berdekatan membentuk kompleks domain kinase yang bertahan lama. Struktur ini menurunkan aktivitas katalitik enzim, namun tetap memungkinkan interaksi dengan protein lain, sehingga sinyal pembelajaran dapat bertahan meskipun rangsangan awal telah menghilang.

Baca Juga  Indonesia Terima Hibah Kapal dari Jepang Senilai Rp200 Miliar

Mikihiro Shibata menjelaskan bahwa visualisasi berkecepatan tinggi tersebut memperlihatkan bagaimana CaMKII menata ulang strukturnya untuk menjaga stabilitas sinyal memori. Peran subunit β digambarkan sebagai jangkar yang mempertahankan enzim dalam kondisi aktif yang mendukung pembelajaran jangka panjang.

Pendekatan Eksperimental

Untuk memperoleh temuan ini, tim peneliti mengombinasikan beberapa metode canggih, antara lain:

  • HS-AFM, untuk merekam dinamika molekul secara langsung
  • Uji biokimia, guna mengukur aktivasi dan deaktivasi enzim
  • Pemodelan AlphaFold3, untuk memprediksi bentuk dan interaksi subunit β

Pendekatan terpadu ini menjelaskan bagaimana struktur CaMKII mendukung long-term potentiation (LTP), fondasi seluler dari proses belajar dan mengingat.

Implikasi bagi Dunia Medis

Temuan ini dinilai penting dalam memahami dasar molekuler gangguan neurologis dan psikiatris. Ketidakseimbangan subunit CaMKII diyakini berkaitan dengan berbagai penyakit otak. Ke depan, tim peneliti berencana mengamati interaksi CaMKII dengan filamen aktin dan reseptor sinaptik seperti NMDAR untuk memahami perubahan bentuk dan konektivitas neuron.

Jepang otak saraf
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMenkeu Purbaya Sinyalkan Insentif Otomotif 2026 Berakhir, Benarkah?
Next Article Bitlock Wallet Siap Rilis Aplikasi iOS dan Android, Masuki Tahap Akhir Pengujian

Berita Lainnya

7 Fakta Brasil vs Jepang: Comeback Dramatis dan Martinelli Jadi Pahlawan di Injury Time

30 Juni 2026 / 09:40 WIB

Brasil vs Jepang: Ketajaman Samurai Biru Menantang Raja Dunia

29 Juni 2026 / 12:00 WIB

Belanda Juara Grup F, Jepang dan Swedia Ikut Lolos Babak 32 Besar

26 Juni 2026 / 09:45 WIB

Jepang vs Swedia: Samurai Biru dan Blagult Berebut Jadi Pendamping Belanda

25 Juni 2026 / 14:30 WIB

Resep MPASI untuk Bayi 6 Bulan ke Atas, Lengkap dengan Panduan Pemberian yang Tepat

24 Juni 2026 / 09:22 WIB

Jengkol dan Petai Mana yang Lebih Sehat? Kenali Perbedaan hingga Penyebab Bau Khasnya

23 Juni 2026 / 09:46 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Guardiola Pastikan Manchester City Siap Hadapi Chelsea di Final Piala FA

Deba Salamah16 Mei 2026 / 21:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.