Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Kapal Gamsunoro Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Sinergi Kemlu dan PIS Jaga Keamanan Pelayaran
  • Video: Ekonom Sebut Pemotongan Anggaran MBG Tanda Pemerintah Lakukan Penyesuaian Fiskal
  • Eks Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Ini Rincian Kasusnya
  • 10 Kota Terbaik untuk Liburan Sekolah Bersama Keluarga di Indonesia
  • KPK Periksa ASN Bea Cukai Akhmad Fikri Yahmani Kasus Suap Impor
  • Video: Ramai Aksi Demonstrasi, Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo-Demo Itu!
  • KPK Panggil Kasubdit Akomodasi Haji Kemenag periode 2023-2024
  • KPK Panggil Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Tersangka Kasus Gratifikasi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Jepang vs Swedia: Samurai Biru dan Blagult Berebut Jadi Pendamping Belanda

Jepang vs Swedia: Samurai Biru dan Blagult Berebut Jadi Pendamping Belanda

Sepakbola Deba Salamah25 Juni 2026 / 14:30 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Piala Dunia 2026: Jepang vs Swedia. (AI/Tutur)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Atlanta (Tutur.co.id) – Jepang dan Swedia akan saling berhadapan pada laga terakhir Grup F Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Jumat (26/6/2026) pukul 06.00 WIB. Pertandingan ini menjadi duel krusial dalam perebutan posisi dua besar grup, dengan kedua tim masih memiliki peluang lolos ke babak 32 besar.

Jepang saat ini berada di posisi kedua klasemen dengan empat poin, sementara Swedia menguntit di peringkat ketiga dengan tiga poin. Hasil pertandingan ini berpotensi menentukan siapa yang akan menemani Belanda melaju ke fase gugur atau bahkan merebut status juara grup.

Jepang Sedang Menanjak

Setelah ditahan imbang Belanda pada laga pembuka, Jepang akhirnya meraih kemenangan pertama mereka di Piala Dunia 2026 dengan cara yang sangat meyakinkan. Samurai Blue membantai Tunisia 4-0 dan mencatatkan sejarah sebagai tim Asia pertama yang mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan di ajang Piala Dunia.

Penampilan impresif Jepang dipimpin oleh Ayase Ueda yang mencetak dua gol dan satu assist. Striker Feyenoord tersebut menjadi motor serangan yang membuat pertahanan Tunisia porak-poranda sepanjang pertandingan.

Selain Ueda, Daichi Kamada juga tampil gemilang. Gelandang serang yang kini memperkuat Crystal Palace itu mencetak gol pada menit keempat, menjadi gol tercepat Jepang sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.

Menariknya, Kamada kini sudah mengoleksi dua gol di Piala Dunia 2026, padahal sepanjang musim lalu ia hanya mencetak satu gol dalam 46 penampilan bersama Crystal Palace.

Performa tersebut semakin memperkuat status Jepang sebagai salah satu tim paling konsisten di turnamen. Pasukan Hajime Moriyasu kini mencatat sembilan pertandingan tanpa kekalahan di semua ajang, termasuk kemenangan prestisius atas Brasil dan Inggris dalam periode tersebut.

Baca Juga  Piala Dunia 2026: Nyanyian Messi Usai Cetak Hattrick Pertama, Samai Rekor Miroslav Klose

Dengan koleksi empat poin, Jepang hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tempat di dua besar Grup F. Bahkan jika mampu meraih kemenangan dan Belanda gagal menang atas Tunisia, Samurai Blue berpeluang finis sebagai juara grup.

Swedia Berusaha Bangkit dari Kekalahan Telak

Swedia datang ke laga ini dengan misi bangkit setelah mengalami kekalahan menyakitkan dari Belanda pada pertandingan kedua. Sebelumnya, Blagult tampil luar biasa saat menghancurkan Tunisia 5-1 pada laga pembuka.

Namun euforia tersebut tidak bertahan lama setelah mereka dipaksa menyerah 1-5 oleh Belanda. Kekalahan itu menjadi kali pertama Swedia kalah dengan margin tiga gol atau lebih di Piala Dunia sejak final tahun 1958.

Meski demikian, pelatih Graham Potter menegaskan bahwa hasil buruk semacam itu bisa terjadi ketika menghadapi salah satu tim terbaik dunia.

Saat ini Swedia mengoleksi tiga poin dan masih memiliki peluang besar untuk lolos ke fase gugur. Bahkan satu poin dari pertandingan melawan Jepang berpotensi cukup untuk membawa mereka melangkah ke babak 32 besar sebagai salah satu tim terbaik.

Harapan terbesar Swedia terletak pada duet penyerang Viktor Gyokeres dan Alexander Isak. Keduanya telah menunjukkan kerja sama yang menjanjikan sepanjang turnamen dan menjadi salah satu pasangan striker paling berbahaya di Piala Dunia 2026.

Setelah gagal tampil di Piala Dunia 2022 di Qatar, Swedia tentu tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan kembali ke panggung dunia dengan tersingkir lebih awal.

Kondisi Terkini Kedua Tim

Jepang masih dibayangi sejumlah masalah cedera menjelang pertandingan penting ini. Kapten tim Wataru Endo dipastikan absen sepanjang turnamen sehingga menjadi kehilangan besar di lini tengah.

Selain itu, Takefusa Kubo juga masih menjalani pemulihan cedera lutut yang didapat saat menghadapi Belanda. Absennya Kubo mengurangi kreativitas serangan Samurai Blue di sektor sayap. Penyerang Shuto Machino juga belum tampil satu menit pun di Piala Dunia 2026 akibat kondisi kesehatan yang belum sepenuhnya pulih.

Baca Juga  Bojan Hodak Ingin Persib Bangkit dan Balas Kekalahan dari Ratchaburi

Di kubu Swedia, Graham Potter kemungkinan tetap mempertahankan duet bek tengah Victor Lindelof dan Alex Douglas Hien meski pertahanan mereka sempat dihancurkan Belanda.

Namun perubahan bisa terjadi di lini serang. Anthony Elanga tampil impresif sebagai pemain pengganti pada laga sebelumnya dan berpeluang mendapatkan tempat di susunan pemain utama.

Sementara itu, gelandang muda Lucas Bergvall juga mulai menekan pemain senior untuk mendapatkan kesempatan bermain sejak menit pertama.

Prediksi Jepang vs Swedia

Jepang memasuki pertandingan ini dengan momentum yang jauh lebih baik. Organisasi permainan yang rapi, kecepatan transisi menyerang, serta kepercayaan diri yang sedang tinggi menjadi modal penting bagi Samurai Blue.

Di sisi lain, Swedia masih harus membuktikan bahwa mereka mampu bangkit dari kekalahan telak yang mengguncang mental tim. Meski memiliki duet penyerang berkualitas dalam diri Gyokeres dan Isak, lini belakang mereka menunjukkan sejumlah kelemahan saat menghadapi tekanan dari lawan-lawan kuat.

Jepang juga memiliki pengalaman mengalahkan tim-tim besar Eropa di Piala Dunia sebelumnya, termasuk kemenangan sensasional atas Jerman dan Spanyol pada edisi 2022. Faktor tersebut diyakini akan meningkatkan kepercayaan diri mereka saat menghadapi Swedia.

Jika mampu mempertahankan intensitas permainan seperti saat menghancurkan Tunisia, Jepang memiliki peluang besar untuk mengamankan kemenangan sekaligus memastikan langkah ke fase gugur dengan status yang lebih meyakinkan.

Jepang 2-1 Swedia

Belanda grup F Jepang Jepang vs Swedia Piala Dunia 2026 swedia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePurbaya Sidak Perusahaan Baja Tiongkok, Jamin Persaingan Sehat
Next Article KPK Panggil Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Tersangka Kasus Gratifikasi

Berita Lainnya

Ekuador vs Jerman: Misi Nyaris Mustahil Tahan Gempuran De Panzer

25 Juni 2026 / 11:00 WIB

Dua Kali Tertinggal dari Haiti, Maroko Mengamuk dan Segel Tiket 32 Besar

25 Juni 2026 / 10:45 WIB

Bosnia Menolak Pulang! Libas Qatar 3-1, Asa Lolos 32 Besar Masih Menyala

25 Juni 2026 / 10:30 WIB

Vinicius Jr dan Cunha Mengantar Brasil Lolos 32 Besar Sebagai Juara Grup

25 Juni 2026 / 10:11 WIB

Pantai Gading vs Curacao: Tak Selamanya Momen Indah Bisa Diulang

25 Juni 2026 / 08:30 WIB

Aksi Gomi Hiroi di Piala Dunia 2026 Kembali Jadi Sorotan

24 Juni 2026 / 21:29 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Catatan-Catatan Penting 50 Hari Perang Iran: Versi AS, Yaman, Israel Hingga Lebanon

Toto Pribadi18 April 2026 / 21:01 WIB

Kapal Gamsunoro Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Sinergi Kemlu dan PIS Jaga Keamanan Pelayaran

25 Juni 2026 / 16:10 WIB

Video: Ekonom Sebut Pemotongan Anggaran MBG Tanda Pemerintah Lakukan Penyesuaian Fiskal

25 Juni 2026 / 16:00 WIB

Eks Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Ini Rincian Kasusnya

25 Juni 2026 / 15:57 WIB

10 Kota Terbaik untuk Liburan Sekolah Bersama Keluarga di Indonesia

25 Juni 2026 / 15:37 WIB

KPK Periksa ASN Bea Cukai Akhmad Fikri Yahmani Kasus Suap Impor

25 Juni 2026 / 15:18 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.