Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Terancam Lanjut Koreksi ke 6.644, MNC Sekuritas Rekomendasikan 4 Saham Ini

IHSG Terancam Lanjut Koreksi ke 6.644, MNC Sekuritas Rekomendasikan 4 Saham Ini

Market Gusti Tetiro13 Mei 2026 / 07:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Suasana trading room di MNC Sekuritas saat memantau pergerakan IHSG. (Foto:Tutur/Dok. MNC Sekuritas)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berisiko melanjutkan pelemahan menuju area 6.644-6.727 pada perdagangan Rabu (13/5/2026). Meski tekanan jual masih mendominasi pasar, sejumlah saham seperti BBCA, BIRD, ISAT, dan MINA masuk radar rekomendasi analis.

Tim analis MNC Sekuritas mencatat IHSG pada perdagangan Selasa (12/5/2026) ditutup melemah 0,68% ke level 6.858. Secara teknikal, pergerakan indeks masih membentuk pola lower low yang mencerminkan tekanan bearish belum mereda.

MNC Sekuritas menilai posisi IHSG saat ini masih berada dalam bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2). Area koreksi yang sebelumnya diproyeksikan pada level 6.838 juga telah tercapai.

“Worst case, IHSG akan rawan terkoreksi ke rentang 6.644-6.727, waspadai area gap yang berada di 6.538-6.585. Adapun area penguatan terdekat IHSG berada di 6.870-6.895,” tulis MNC Sekuritas dalam riset hariannya.

Untuk perdagangan hari ini, level support IHSG diperkirakan berada di area 6.745 dan 6.682. Sementara level resistance berada pada kisaran 6.917 dan 7.069.

Di tengah tekanan pasar, MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham pilihan yang dinilai menarik dicermati investor, yaitu:

BBCA
BIRD
ISAT
MINA

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 46,70 poin atau 0,87% ke level 6.858,89 pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Sepanjang perdagangan, indeks sempat bergerak di rentang 6.949,84 hingga 6.977,28.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 207 saham menguat, 463 saham melemah, dan 151 saham stagnan. Kapitalisasi pasar BEI tercatat mencapai Rp12.171 triliun.

Riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyebut pelemahan IHSG dipicu tekanan pada saham-saham big caps. Dari kelompok saham berkapitalisasi besar, hanya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang menguat 2,64% ke Rp1.165 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang naik 2,36% ke Rp3.910.

Baca Juga  Rosan dan Purbaya Beri Respons Berbeda atas Guncangan IHSG

Sebaliknya, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mencatat koreksi terdalam setelah turun 4,75% ke level Rp3.610. Pelemahan juga terjadi pada PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang turun 3,80% ke Rp11.400 serta PT Astra International Tbk (ASII) yang melemah 3,31% ke level Rp5.850.

Mirae Asset Sekuritas menambahkan, hanya sektor transportasi yang berhasil mencatat penguatan, sementara sektor industrial dan infrastruktur menjadi dua sektor dengan pelemahan terdalam.

BBCA headline IHSG ISAT MNC Sekuritas
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKPK Rilis Harta Kekayaan Presiden Prabowo, Naik Rp4,5 M Totalnya Tembus Rp2 T
Next Article Kemensos Coret 11 Ribu Penerima Bansos yang Terindikasi Judi Online

Berita Lainnya

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Jabat KSP di Kabinet Merah Putih, Dudung Buka Layanan Pengaduan 24 Jam

Toto Pribadi27 April 2026 / 16:25 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.