Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (20/4/2026) diperkirakan cenderung melemah di tengah sikap hati-hati pelaku pasar terhadap dinamika global.
Pada penutupan Jumat (17/4/2026), IHSG masih mencatatkan penguatan sebesar 12,62 poin atau 0,17% ke level 7.634. Meski demikian, tekanan eksternal dinilai berpotensi menahan laju indeks pada awal pekan ini.
Pasar saham Asia-Pasifik bergerak bervariasi (mixed), seiring investor mencermati perkembangan terbaru di Timur Tengah, khususnya meningkatnya kembali ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
Di sisi lain, indeks utama di Wall Street justru menguat tajam pada akhir pekan lalu. Penguatan tersebut dipicu meredanya kekhawatiran geopolitik setelah Iran menyatakan Selat Hormuz telah kembali terbuka pasca gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.
Melihat kombinasi sentimen tersebut, sejumlah analis merekomendasikan saham pilihan untuk strategi trading jangka pendek.
Dari Mandiri Sekuritas, terdapat tiga saham yang dinilai menarik untuk dicermati. Saham PT Surya Citra Media Tbk direkomendasikan beli dengan target harga Rp318 dan batas cut loss di Rp304.
Selain itu, PT Trimegah Bangun Persada Tbk juga masuk dalam daftar beli dengan target Rp1.270 dan stop loss di Rp1.210.
Adapun PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk direkomendasikan buy dengan target harga Rp3.490 serta batas bawah risiko di Rp3.400.
“Dengan mempertimbangkan kondisi pasar yang masih fluktuatif, strategi buy on weakness dan disiplin pada level stop loss menjadi kunci,” tulis analis Mandiri Sekuritas dalam risetnya.
Sementara itu, BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham dengan pendekatan speculative buy. Saham PT Archi Indonesia Tbk disarankan beli di area Rp1.605 dengan target Rp1.660.
Kemudian PT Energi Mega Persada Tbk direkomendasikan pada kisaran Rp1.760–1.780 dengan target hingga Rp1.835.
Untuk sektor tambang, PT Bumi Resources Minerals Tbk dinilai menarik di area Rp835–850 dengan target Rp880.
Selain itu, saham PT Petrosea Tbk direkomendasikan beli di kisaran Rp6.000–6.200 dengan target hingga Rp6.650.
Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk juga masuk radar dengan target Rp1.260, sementara PT MNC Studios International Tbk diproyeksikan menguat hingga Rp1.030.
“Pergerakan pasar masih sangat dipengaruhi sentimen global, terutama geopolitik dan harga komoditas, sehingga investor perlu tetap selektif,” tulis BNI Sekuritas.
Pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati perkembangan global serta menjaga manajemen risiko di tengah volatilitas yang masih tinggi.

