Jakarta (tutur.co.id) — Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih fluktuatif pada perdagangan Kamis (7/5/2026). Di tengah peluang penguatan sekaligus risiko koreksi, saham apa saja yang layak dicermati investor hari ini?
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG bergerak mixed dengan peluang naik maupun turun yang masih terbuka lebar. Menurutnya, secara worst case indeks berpotensi melemah ke area 6.645–6.838. Namun pada skenario terbaik, IHSG masih mampu melanjutkan penguatan hingga menguji level 7.212–7.418.
Dengan proyeksi tersebut, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak pada area support 6.838 dan 6.745, serta resistance 7.022 dan 7.240.
Di tengah kondisi pasar yang masih penuh ketidakpastian, Herditya merekomendasikan empat saham pilihan, yakni BIPI, BKSL, UNVR, dan ESSA.
Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat peluang penguatan indeks masih terbuka setelah IHSG berhasil menembus resistance terdekat di level 7.126.
Menurut Ivan, IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan menuju 7.277 sekaligus menguji SMA-60 sebagai resistance dinamis. Meski demikian, ia mengingatkan tren bearish masih bisa berlanjut apabila indeks gagal menembus area tersebut.
Binaartha Sekuritas memproyeksikan support IHSG berada di level 6.838, 6.727, dan 6.587, sedangkan resistance berada pada 7.277, 7.403, dan 7.582.
Adapun saham pilihan dari Binaartha Sekuritas meliputi AADI, ANTM, BBCA, CPIN, serta UNVR.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 0,50% ke level 7.092 dengan nilai transaksi mencapai Rp17,71 triliun. Sebanyak 341 saham menguat, 290 saham melemah, dan 186 saham stagnan.
Pelaku pasar kini mencermati arah pergerakan indeks setelah reli dalam beberapa hari terakhir, sembari menunggu sentimen global dan pergerakan dana asing di pasar domestik.

