Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Bukan Punya Febrie, Emas 47 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»ICW: Transparansi Laporan LHKPN Jadi Alat Pencegahan Korupsi, Termasuk Presiden

ICW: Transparansi Laporan LHKPN Jadi Alat Pencegahan Korupsi, Termasuk Presiden

Nasional Ahmad Nuryaman06 Mei 2026 / 15:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Indonesia Corruption Watch mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menerbitkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) khususnya anggota Kabinet Merah Putih, termasuk Presiden Prabowo.

Yassar Aulia peneliti ICW menjelaskan hingga Senin 4 Mei 2026, berdasarkan pemantauan lembaganya pada situs e-LHKPN milik KPK, 38 anggota kabinet termasuk Presiden belum terpampang di situs tersebut.

Oleh sebab itu pihaknya mendatangi KPK untuk meminta klarifikasi dan mendesak agar laporan harta kekayaan pejabat tersebut dapat diakses oleh publik.

Ia mengingatkan bahwa keterbukaan informasi bukan sekedar pemenuhan administrasi, namun juga sebagai instrumen pengawasan dan pencegahan korupsi.

“Perlu diingatkan, instrumen LHKPN ini bukan sekadar perkara tertib formalitas administratif belaka, tapi merupakan instrumen untuk menjadi alat pencegahan korupsi melalui pengawasan publik. Di situ kita bisa melihat apakah ada peningkatan kekayaan tidak wajar atau ada kekayaan yang memang tidak seperti dilaporkan,” kata Yassar saat ditemui di Gedung Merah Putih, Rabu 6 Mei 2026.

Adapun dari total 38 anggota kabinet, terdapat 16 menteri, 20 wakil menteri, dan 2 kepala badan.

Jumlah tersebut kata Yassar kemungkinan lebih, mengingat keterbatasan sumber daya manusia, sehingga ICW hanya mengetahui jumlah tersebut.

Baca Juga  Video: 82 Perguruan Tinggi Turun Tangan Pulihkan Aceh, Sumut, dan Sumbar
icw icw desak kpk Kabinet Merah Putih KPK LHKPN pencegahan korupsi Presiden Prabowo
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGubernur BI Beberkan Tujuh Jurus Penguatan Rupiah
Next Article Aturan Baru di Piala Dunia 2026: Bicara Sambil Tutupi Mulut Kartu Merah

Berita Lainnya

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Nanik S Deyang Tak Muncul, BGN Pamer Opini ‘Pujian’ dari BPK

17 Juli 2026 / 16:14 WIB

Kabar Baik! Bansos BPNT Triwulan III 2026 Mulai Cair Rp 600.000, Cek Syarat dan Penerimanya

17 Juli 2026 / 13:08 WIB

Dua Kali Disambut Sri Sultan di Yogyakarta, Menkeu Purbaya Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Inovasi Hijau

17 Juli 2026 / 13:01 WIB
Form Komentar Cancel Reply

KPK Sebut Wali Kota Madiun Maidi Sudah Ditetapkan Tersangka

Deba Salamah20 Januari 2026 / 09:54 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 47 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.