Jakarta (Tutur.co.id) – Tiga lembaga survei di Indonesia memaparkan beberapa hasil jejak pendapat terkait masalah geopolitik. Termasuk terkait keanggotan Indonesia dalam Board of Peace yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Dari hasil survei pendapat masyarakat terkait keanggotaan Indonesia di BoP sebanyak 50,9 persen responden menyatakan tidak setuju atau sangat tidak setuju terhadap keputusan pemerintah Indonesia menjadi anggota Board of Peace.
Survei yang digelar tiga lembaga yakni Indikator Politik Indonesia, Lembaga Survei Indonesia (LSI), dan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) ini menunjukkan bahwa hanya 26,1 persen yang menyatakan setuju dengan keputusan pemerintah untuk bergabung dengan BoP.
“17 persen yang betul-betul indifferent, tetapi mayoritas itu menyatakan tidak setuju atau sangat tidak setuju Indonesia menjadi bagian dari BoP,” kata Peneliti Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi di Hotel Sari Pacific, Jakarta, Kamis 2 April 2026.
Lalu terkait sikap atas Keputusan Presiden Prabowo bahwa Indonesia akan mengirim 8000 Tentara ke Gaza sebagai wujud dari dukungan pada Board of Peace tampaknya juga tak mendapat dukungan mayoritas responden.
Yang tidak setuju dan sangat tidak setuju mencapai hampir 45 persen dari total 1.066 responden. Sedangkan yang setuju dan sangat setuju hanya di angka 34 persen.

