Yogyakarta (tutur.co.id)- PT Kereta Api Indonedia (KAI) Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan tujuh kereta api tambahan untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Jumat Agung dan Paskah, 2–5 April 2026. Berdasar keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur, langkah ini dilakukan untuk memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan penambahan perjalanan ini menjadi bagian dari kesiapan KAI menghadapi tingginya minat masyarakat selama long weekend.
“Kami telah menyiapkan KA tambahan dengan berbagai pilihan kelas, dari ekonomi hingga eksekutif, untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur panjang ini,” ujarnya.
Adapun KA tambahan yang dioperasikan antara lain relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng, Solo Balapan–Gambir, Yogyakarta–Gambir, hingga Lempuyangan–Pasarsenen, dengan periode perjalanan 1–6 April 2026.
Kehadiran KA tambahan ini diharapkan dapat memberikan alternatif jadwal keberangkatan sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat yang ingin memanfaatkan momen libur panjang.
KAI Daop 6 juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak jauh hari dan melakukan pemesanan tiket lebih awal, mengingat tren perjalanan pada periode long weekend cenderung meningkat.
“Kami juga mengingatkan pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” kata Feni.
KAI memastikan seluruh operasional selama periode libur panjang tetap mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, serta pelayanan prima baik di stasiun maupun selama perjalanan.

