Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Komisi XII DPR Setujui Pagu Indikatif Kementerian ESDM 2027 Rp27,33 Triliun, Fokus Infrastruktur Energi
  • Periksa 3 Saksi, KPK Telusuri Aset Kasus Kuota Haji
  • Uruguay Nyaris Tumbang! Araujo Selamatkan La Celeste dari Kejutan Arab Saudi
  • AS dan Iran Sepakat Damai, Pasar Saham Jepang Melompat Tinggi
  • Dari Rekor Salah Hingga Gol Bunuh Diri Tragis, Ini 4 Fakta Belgia vs Mesir
  • Dua Kali Mangkir, KPK Minta Bukti Kesehatan Bos Maktour Fuad Hasan Masyur
  • Berikut Sambutan Prabowo Saat Menjamu Presiden Jerman di Istana Negara
  • 8 Fakta di Balik Kehebatan Cape Verde Tahan Imbang Spanyol
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hukum»Dua Kali Mangkir, KPK Minta Bukti Kesehatan Bos Maktour Fuad Hasan Masyur

Dua Kali Mangkir, KPK Minta Bukti Kesehatan Bos Maktour Fuad Hasan Masyur

Hukum Ahmad Nuryaman16 Juni 2026 / 10:22 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Senin 25 Mei 2026. Foto: Tutur/Ahmad Nuryaman.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Senin 25 Mei 2026. Foto: Tutur/Ahmad Nuryaman.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta bukti pendukung kesehatan Bos PT Makasar Toraja Tour (Maktour), Fuad Hasan Masyur lantaran dua kali mangkir dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Bukti itu diperlukan lantaran Bos Maktour tercatat sudah beberapa kali mangkir dari panggilan KPK untuk dimintai keterangan oleh penyidik terkait perkara kasus korupsi pembagian kuota haji 2023-2024 saat eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut menjabat.

“Saudara FHM kembali mengonfirmasi tidak hadir untuk hari ini karena kondisi kesehatan yang tidak fit. Untuk itu, penyidik kemudian sedang meminta untuk bukti-bukti yang mendukung ketidakhadiran tersebut atas kondisi kesehatan Saudara FHM,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan Senin 15 Juni 2026.

KPK juga mempertimbangkan untuk melakukan jadwal ulang pemanggilannya agar proses penyidikan bisa dilakukan untuk mengungkap skandal korupsi pembagian kuota ibadah haji.

Pihaknya juga berulang kali mengingatkan agar Fuad Hasan bersikap kooperatif, hal ini guna kepentingan kelancaran penyidikan serta membantu proses hukum dalam mengungkap perkara kuota haji.

Sekedar informasi, Selasa 2 Juni 2026, KPK menjadwalkan yang bersangkutan untuk memberikan keterangan kepada penyidik, namun Fuad meminta pemeriksaan dijadwalkan ulang lantaran masih berada di Arab Saudi.

Sedangkan pada Senin 15 Juni 2026 kemarin, KPK melakukan pemanggilan kembali, namun yang bersangkutan meminta dijadwalkan ulang dengan alasan kondisi kesehatan.

Adapun pada 8 Juni 2026, KPK baru saja menetapkan 2 tersangka dalam perkara ini yakni Ketua Umum Asosiasi Kesatuan Tour Travel Haji Umrah (Kesthuri) sekaligus Komisaris PT Raudah Eksati Utama, Asrul Azis Taba dan Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour), Ismail Adham.

Baca Juga  Lima Program Baru Imigrasi: Hendarsam Fokus Keamanan, Sasar Haji Ilegal hingga WNA Bermasalah
Fuad Hasan Masyur gus yaqut kasus kuota haji KPK Maktour
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBerikut Sambutan Prabowo Saat Menjamu Presiden Jerman di Istana Negara
Next Article Dari Rekor Salah Hingga Gol Bunuh Diri Tragis, Ini 4 Fakta Belgia vs Mesir

Berita Lainnya

Periksa 3 Saksi, KPK Telusuri Aset Kasus Kuota Haji

16 Juni 2026 / 11:28 WIB

KPK Batal Lagi Periksa Bos Maktour Fuad Hasan Kasus Korupsi Kuota Haji

15 Juni 2026 / 14:20 WIB

Polisi Tetapkan 1 Tersangka Pembawa Bom Molotov saat Demo Mahasiswa

13 Juni 2026 / 18:05 WIB

Iskandar Sitorus Bakal Tunjukan KPK Bukti Transfer Blueray ke Pejabat Bea Cukai

13 Juni 2026 / 15:56 WIB

Terungkap Pertemuan Andri Mulyono Vendor Motor Listrik MBG dengan Petinggi BGN

13 Juni 2026 / 12:33 WIB

Cara Licik Andri Mulyono Dapat Tender Motor Listrik MBG, Meski Tak Punya Dealer

13 Juni 2026 / 10:55 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Jadwal Dewa United Banten di BCL Asia-East 2026, Wakili Indonesia Tembus Level Asia

Sasha Widiawati27 Maret 2026 / 13:50 WIB

Komisi XII DPR Setujui Pagu Indikatif Kementerian ESDM 2027 Rp27,33 Triliun, Fokus Infrastruktur Energi

16 Juni 2026 / 11:55 WIB

Periksa 3 Saksi, KPK Telusuri Aset Kasus Kuota Haji

16 Juni 2026 / 11:28 WIB

Uruguay Nyaris Tumbang! Araujo Selamatkan La Celeste dari Kejutan Arab Saudi

16 Juni 2026 / 10:50 WIB

AS dan Iran Sepakat Damai, Pasar Saham Jepang Melompat Tinggi

16 Juni 2026 / 10:44 WIB

Dari Rekor Salah Hingga Gol Bunuh Diri Tragis, Ini 4 Fakta Belgia vs Mesir

16 Juni 2026 / 10:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.