Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Bukan Punya Febrie, Emas 47 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Daerah»Dishub Sebut Angkot Ngetem Bukan Penyebab Kemacetan di Kota Bogor

Dishub Sebut Angkot Ngetem Bukan Penyebab Kemacetan di Kota Bogor

Daerah Ridzka Putri Ananda13 April 2026 / 16:22 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
(Foto: Tutur/Dinas Perhubungan Kota Bogor)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Angkutan kota atau angkot kerap dianggap sebagai penyebab utama kemacetan dengan tradisi ngetem menunggu penumpang. Namun Dinas Perhubungan Kota Bogor menegaskan bahwa angkot bukan faktor dominan penyebab kemacetan.

Pernyataan ini didasarkan pada hasil pemantauan dan penelitian di lapangan oleh Dishub Kota Bogor. Data yang diperoleh menunjukkan adanya faktor lain yang lebih berpengaruh terhadap kemacetan.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor, Dody Wahyudin, mengungkapkan bahwa kontribusi angkot terhadap kepadatan hingga kemacetan relatif kecil. Ia menyebutkan bahwa kendaraan pribadi justru mendominasi arus lalu lintas di jalan.

“Itu angkutan-angkutan yang beroperasi di titik itu. Kurang lebih hanya ada 11 persen dari semua kendaraan yang ada di situ,” ujar Dody saat ditemui tutur, pekan lalu.

Lonjakan kendaraan pribadi, terutama dari luar kota, menjadi faktor utama kepadatan lalu lintas. Banyaknya wisatawan yang datang ke Kota Bogor meningkatkan volume kendaraan secara signifikan. Kondisi ini semakin terasa pada akhir pekan dan hari libur panjang.

Meski demikian, masyarakat memiliki pandangan yang berbeda terkait keberadaan angkot. Sejumlah warga menilai bahwa angkot tetap menjadi salah satu penyebab gangguan lalu lintas. Terutama saat angkot berhenti atau ngetem menunggu penumpang di sembarang tempat.

Warga mengaku bahwa praktik ngetem oleh angkot masih sering terjadi, bahkan pada jam sibuk. Hal ini membuat arus kendaraan terhambat dan memperparah kepadatan. Dampaknya dirasakan langsung oleh pengguna jalan dalam aktivitas sehari-hari. Situasi tersebut juga menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.

Di sisi lain, Dishub tidak menampik adanya pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi angkot. Faktor sumber daya manusia, seperti ketidakpatuhan terhadap aturan lalu lintas, menjadi salah satu penyebabnya. Oleh karena itu, pengawasan dan penegakan hukum terus dilakukan oleh pihak terkait. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan di lapangan.

Baca Juga  Konflik Iran Paksa Toyota Pangkas Produksi Mobil

Perbedaan pandangan antara pemerintah dan masyarakat ini menunjukkan adanya kesenjangan persepsi. Secara data, angkot bukan faktor utama, tetapi dampaknya tetap dirasakan oleh masyarakat. Kondisi ini menjadi tantangan dalam penataan transportasi di Kota Bogor. Diperlukan pendekatan yang lebih menyeluruh untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Bogor dinas perhubungan headline Kemacetan kota bogor
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleCemilan Sehat Bikin Senin Sore Makin Chill
Next Article Poltracking Indonesia: Survei Kinerja Pemerintah hingga Elektabilitas Partai

Berita Lainnya

Bukan Punya Febrie, Emas 47 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Liburan Musim Hujan, Ini Kuliner Hangat Khas Yogyakarta

Galuh Parantri15 Januari 2026 / 15:32 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 47 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.