Jakarta (tutur.co.id) – Poltracking Indonesia menyelenggarakan survei nasional terkait evaluasi kinerja pemerintah dan program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Dari survei nasional ini didapat beberapa temuan. Rupanya, tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran ternyata masih cenderung tinggi yakni sebesar 75,1%.
Sementara tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo Subianto sebagai presiden yakni 74,9%. Sedangkan tingkat kepuasan terhadap Pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka menjelang 1,5 tahun pemerintahan sebesar 74,1%.
Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintahan Prabowo–Gibran cenderung kepada program-program yang sudah dijalankan.
Sebanyak 74,1% publik yang mengatakan puas, 23,0% mengatakan karena program Makan Bergizi Gratis (MBG), kemudian karena bantuan pemerintah yang tepat sasaran 13,8%, dan kepemimpinan tegas dan berwibawa 10,2%.
Kedua. Persebaran publik yang merasa puas terhadap Pemerintahan Prabowo–Gibran berdasarkan kelompok wilayah, publik di wilayah Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah–DIY, DKI Jakarta–Banten, Kalimantan, Bali–Nusa, dan Maluku–Papua cenderung puas terhadap Pemerintahan Prabowo–Gibran. Sementara publik di wilayah Sulawesi cenderung berimbang antara yang puas dan tidak puas terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran.
Sebaran lainnya berdasarkan pendidikan, yang tidak lulus dan lulusan SD, tamatan SMP, SMA dan Diploma–Sarjana cenderung puas dengan Pemerintahan Prabowo–Gibran. Begitu pun berdasarkan kelompok usia, semua kelompok usia mulai dari Generasi Z, Milenial, Generasi X, Baby Boomers, dan Silent Gen juga cenderung puas terhadap Pemerintahan Prabowo – Gibran.
Ketiga. Berbagai program yang sudah dijalankan oleh Pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka mendapat afirmasi positif dari publik, salah satunya yakni program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai 36,5% publik sebagai program paling dirasakan manfaatnya, kemudian Bantuan Subsidi Upah 11,0% dan layanan kesehatan gratis 9,6%.
Program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat perhatian besar dari publik, sebanyak 88,0% publik mengetahui program Makan Bergizi Gratis [MBG]. Penilaian terhadap program MBG, sebanyak 55,0% publik mengatakan puas dengan program tersebut, namun masih ada sebanyak 35,8% publik mengatakan tidak puas.
Program MBG populer dan menjadi salah satu program yang mendongkrak tingkat kepuasan terhadap Pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka . Namun catatan penting bagi pemerintah yang menjadi perhatian khusus, yakni keputusan untuk bergabung dengan Board Of Peace (BOP), 40,7% publik mengatakan tidak setuju dengan keputusan tersebut.
Keempat. Pada evaluasi lembaga negara dan institusi demokrasi, 77,6% publik mengatakan puas terhadap kinerja Tentara Nasional Indonesia (TNI), diikuti Presiden & Wakil Presiden (Lembaga Kepresidenan) 64,1%, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 62,9%.
Kelima. Peta elektoral terbaru dari nama-nama potensial yang akan berkontestasi pada 2029 nanti, pada pengukuran pertanyaan terbuka (top of mind) calon presiden, Prabowo Subianto 32,9% paling terekam dalam ingatan publik, diikuti oleh Dedi Mulyadi 13,5% dan Anies Baswedan 9,2%.
Sedangkan pada pertanyaan terbuka (top of mind) calon wakil presiden, Gibran Rakabuming Raka 26,8% paling terekam dalam ingatan publik, diikuti oleh Dedi Mulyadi 8,9% dan Mahfud MD 4,3%.
Pada pengukuran elektabilitas partai politik, simulasi surat suara 18 partai politik, Partai Gerindra memperoleh elektabilitas 26,1%, diikuti PDI Perjuangan 15,4%, dan Partai Golkar 9,0%.
Temuan ini merupakan potret terbaru dari survei yang dilakukan pada awal Maret 2026. Berbagai kemungkinan tentang persepsi publik masih berpotensi terjadi, bergantung pada isu dan konstelasi yang akan terus bergulir.
Survei dari Poltracking Indonesia ini dilakukan pada awal Maret 2026 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Pengambilan data lapangan dilakukan pada tanggal 2–8 Maret 2026.
Sampel pada survei ini adalah 1220 responden dengan margin of error +/-2.9% pada tingkat kepercayaan 95%. Dan klaster survei menjangkau 38 provinsi di seluruh Indonesia secara proporsional berdasarkan data jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2024, sedangkan stratifikasi survei ini adalah proporsi jenis kelamin pemilih.
Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan teknologi aplikasi terhadap responden yang telah terpilih secara acak. Setiap pewawancara mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa/kelurahan terpilih.
Maksud dan tujuan dari survei ini secara umum untuk mengukur kinerja Pemerintah dan Program Prioritas Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka di tengah kondisi geopolitik saat ini, serta berbagai kebijakan yang sudah diambil.
Secara kuantitatif, hal lain yang dapat menjelaskan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka dari keberhasilan dalam menangani masalah-masalah yang ada.
Selain itu, sebanyak 77,8% publik menilai Pemerintahan Prabowo–Gibran berhasil dalam menjaga kerukunan antar umat beragama, kemudian 69,9% berhasil menjaga keamanan, serta 69,4% berhasil dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

