Tel Aviv (tutur.co.id) – Kepala Intelijen Mossad Israel, David Barnea, dengan tegas menyebutkan bahwa misi mereka di Iran belum selesai meski kini opsi damai tengah dilakukan Teheran dan Washington. Menurutnya, Israel tidak akan berhenti merecoki Iran selama rezim yang mereka klaim ekstremis lenyap sampai akar-akarnya.
Bos Mossad ini bahkan berjanji bahwa dinas yang ia pimpin akan terus melakukan berbagai upaya untuk menggulingkan pemerintahan resmi Iran saat ini. Bahkan jika memang harus dengan skema terburuk tanpa bantuan Amerika Serikat (AS).
“Misi kami belum selesai. Komitmen kami hanya akan terpenuhi setelah rezim ekstremis ini digantikan. Rezim ini, yang berupaya menghancurkan kami (Israel), harus lenyap dari dunia,” kata David Barnea dilansir dari UNN, Rabu 15 April 2026.
Menariknya, Barnea sendiri mengakui misi itu memang tak mudah. Bahkan ia tak menyangka rezim di Iran yang telah berdiri selama 47 tahun itu masih berdiri kokoh meski telah menerima gelombang serangan lewat operasi gabungan AS dan Israel.
Yang jelas, pernyataan terbaru dari Barnea ini dianggap banyak kalangan sebagai hal yang justru akan memperburuk gesekan antara pejabat AS dan Iran yang kini tengah berusaha kembali menggelar negosiasi di tengah konflik di Kawasan Teluk itu.
AS dan Iran saat ini tengah berupaya memperpanjang gencatan senjata yang akan berakhir minggu depan setelah sebelumnya negosiasi di Pakistan berujung kegagalan. Kedua pihak kini tengah mengatur ulang pertemuan ronde kedua untuk mencari titik temu terkait konflik di Iran.

