Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hukum»Banyak Oknum Pajak Tersangkut Korupsi, KPK: Pengawasan Saja Tak Cukup

Banyak Oknum Pajak Tersangkut Korupsi, KPK: Pengawasan Saja Tak Cukup

Hukum Ahmad Nuryaman12 Mei 2026 / 09:22 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
KPK
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Maraknya kasus korupsi yang melibatkan oknum Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil langkah pencegahan melalui penguatan budaya organisasi, bukan hanya sekadar pengawasan dan penindakan.

Plh. Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK, Swasti Putri Utami, mengatakan berbagai perkara korupsi perpajakan yang mencuat belakangan ini menunjukkan bahwa penyimpangan yang dilakukan segelintir oknum dapat berdampak luas terhadap lunturnya kepercayaan publik.

“Tantangan integritas di sektor perpajakan tidaklah ringan. Korupsi yang terjadi dapat mencederai kepercayaan publik. Karena itu, penguatan integritas tidak cukup hanya dilakukan melalui pengawasan dan penindakan semata,” ujar Swasti, dikutip dari situs resmi KPK, Selasa 12 Mei 2026.

Ia mencontohkan beberapa kasus yang terjadi awal 2026, KPK melakukan kegiatan tangkap tangan terhadap pegawai KPP Madya Jakarta Utara dan KPP Madya Kalimantan terkait dugaan suap pengurangan nilai pajak.

Sebelumnya yang sempat menghebohkan lagi yakni kasus Gayus Tambunan dan Rafael Alun juga memberikan dampak signifikan terhadap kepercayaan masyarakat.

KPK pun menggelar Program Training of Facilitator (ToF) Dinamika Integritas bagi DJP di Jakarta pada Senin 11 Mei 2026 untuk mencetak agen perubahan di lingkungan perpajakan.

“KPK PAKSI, API, dan Agen Perubahan memiliki posisi yang sangat strategis. Saudara-saudara adalah role model, pengingat, sekaligus penjaga moral di lingkungan kerja masing-masing,” kata Swasti dihadapan 90 peserta dari DJP.

KPK menegaskan korupsi tidak hanya dipicu perilaku individu tetapi juga dapat tumbuh dari budaya diam.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki keberanian moral menyuarakan ketidakadilan dan saling mengingatkan jika terjadi pelanggaran.

Baca Juga  Pemerasan WNA Imipas, Biro Jasa Tak Setor Uang Bakal Dipersulit
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) KPK Oknum Pajak Program Training of Facilitator (ToF) Dinamika Integritas Swasti Putri Utami
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKPK Latih 90 Pegawai DJP Jadi Agen Perubahan, Cegah Praktik Korupsi Pajak
Next Article Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Naik Rp40.000

Berita Lainnya

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Emas Batangan 74 Kg hingga Dolar Kasus Febrie Adriansyah Dinyatakan Asli

17 Juli 2026 / 20:54 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Kemenangan Inggris atas Kongo Munculkan Dua Cerita Berbeda

Deba Salamah02 Juli 2026 / 07:00 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.