Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hukum»KPK Latih 90 Pegawai DJP Jadi Agen Perubahan, Cegah Praktik Korupsi Pajak

KPK Latih 90 Pegawai DJP Jadi Agen Perubahan, Cegah Praktik Korupsi Pajak

Hukum Ahmad Nuryaman12 Mei 2026 / 09:09 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Cegah Praktik Korupsi Pajak, KPK Latih 90 Pegawai DJP Jadi Agen Perubahan. Foto: KPK RI.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melatih 90 pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menjadi agen perubahan melalui Program Training of Facilitator (ToF) Dinamika Integritas di Jakarta, Senin 11 Mei 2026.

Plh. Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK, Swasti Putri Utami, mengatakan berbagai perkara korupsi perpajakan yang mencuat dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan penyimpangan segelintir oknum berdampak luas terhadap legitimasi institusi.

“Tantangan integritas di sektor perpajakan tidaklah ringan. Korupsi yang terjadi dapat mencederai kepercayaan publik. Karena itu, penguatan integritas tidak cukup hanya dilakukan melalui pengawasan dan penindakan semata,” ujar Swasti.

Program ini mencetak fasilitator internal yang terdiri dari Penyuluh Antikorupsi (PAKSI), Ahli Pembangun Integritas (API), dan Agen Perubahan. Mereka dibekali kemampuan memandu diskusi etika dan menyebarluaskan nilai antikorupsi.

“KPK PAKSI, API, dan Agen Perubahan memiliki posisi yang sangat strategis. Saudara-saudara adalah role model, pengingat, sekaligus penjaga moral di lingkungan kerja masing-masing,” kata Swasti kepada 90 peserta dari DJP.

Kegiatan tatap muka berlangsung 11-13 Mei 2026 di Pusdiklat Keuangan Kementerian Keuangan. Peserta mengikuti simulasi interaktif, diskusi, dan penyusunan rencana aksi untuk diterapkan di unit kerja masing-masing.

KPK menegaskan korupsi tidak hanya dipicu perilaku individu tetapi juga dapat tumbuh dari budaya diam.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki keberanian moral menyuarakan ketidakadilan dan saling mengingatkan jika terjadi pelanggaran.

Baca Juga  Banjir Kritikan, KPK Langsung Gerak Cepat Lengkapi Berkas Penyidikan Yaqut
Agen Perubahan DJP KPK Program Training of Facilitator (ToF) Dinamika Integritas Pusdiklat Keuangan Kementerian Keuangan Swasti Putri Utami
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIHSG Dibayangi Tekanan Jual, Simak Analisis dan Rekomendasi Korea Investment dan MNC Sekuritas di Sini
Next Article Banyak Oknum Pajak Tersangkut Korupsi, KPK: Pengawasan Saja Tak Cukup

Berita Lainnya

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Impor Pangan Kian Minim, Produksi Dalam Negeri Jadi Andalan

Gusti Tetiro13 April 2026 / 05:28 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.