Bogor (tutur.co.id) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahan yang bekerja dengan niat bersih dan tulus demi kepentingan rakyat tidak perlu gentar menghadapi berbagai fitnah maupun serangan.
Penegasan ini disampaikan Prabowo dalam Taklimat Awal Tahun yang digelar di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026). Di hadapan jajaran Kabinet Merah Putih, Prabowo menegaskan tidak ada alasan untuk takut atau ragu jika niatnya demi kepentingan rakyat.
“Kalau niat kita bersih, niat kita tidak mencuri uang rakyat, kita berbuat untuk kepentingan bangsa dan keselamatan bangsa, kita tidak perlu ragu-ragu sedikitpun, gentar,” ungkap Presiden Prabowo
Prabowo menyebutkan kalau fitnah, makian, atau serangan verbal akan selalu dihadapi pemerintah yang akan melakukan perubahan.. Namun, Prabowo mengingatkan agar berbagai tantangan tersebut tidak melemahkan tekad pemerintah dalam bekerja untuk rakyat.
“Banyak kekuatan memang berada di pihak yang senang di alam yang penuh korupsi, penuh penyelewengan, penuh penipuan. Mereka ingin kaya di atas penderitaan rakyat kecil. Kita pasti dimaki, kita pasti difitnah. Kalau kita difitnah, diejek, terima itu,” ujar Prabowo.
Presiden meyakini pemerintahan yang dipimpinnya ada di jalur yang benar, yaitu jalan yang membela keadilan, memberantas kemiskinan, dan menghapus kelaparan. “Percaya, kita berada di jalan yang benar,” kata dia.
Salah satu contohnya, di akhir tahun 2025, Indonesia resmi swasembada beras. Prabowo mengaku berbangga hati bahwa di masa pemerintahannya, Indonesia juga memiliki cadangan stok beras pemerintah tertinggi sepanjang sejarah.
Presiden Prabowo menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa kerja dengan niat bersih dan keberanian mengambil keputusan strategis mampu menghasilkan manfaat nyata bagi rakyat dan bangsa.

