Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
  • Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal
  • Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab
  • Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa
  • Emas Batangan 74 Kg hingga Dolar Kasus Febrie Adriansyah Dinyatakan Asli
  • Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU
  • Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»Rupiah Bisa Menguat, Pasar Apresiasi Figur Thomas Djiwandono Jadi Petinggi BI

Rupiah Bisa Menguat, Pasar Apresiasi Figur Thomas Djiwandono Jadi Petinggi BI

Market Gusti Tetiro27 Januari 2026 / 08:08 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Djiwandono (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun (kiri) saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon Deputi Gubernur Bank Indonesia di ruang Komisi XI DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/foc.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Nilai tukar rupiah diproyeksikan kembali menguat pada perdagangan Selasa, 27 Januari 2026, di tengah sentimen global dan domestik yang masih berfluktuasi. Pada penutupan perdagangan Senin sore (26/1/2026), rupiah menguat 38 poin terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ke level Rp 16.782 per dolar AS, dari posisi sebelumnya di Rp 16.820. Rupiah sempat menguat hingga 50 poin dalam perdagangan intraday.

Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pergerakan rupiah pada perdagangan Selasa diperkirakan fluktuatif, namun berpeluang ditutup menguat di kisaran Rp 16.750 hingga Rp 16.900 per dolar AS.

“Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah cenderung fluktuatif, tetapi masih berpotensi ditutup menguat,” ujar Ibrahim dalam keterangan tertulis, Senin (26/1/2026).

Ibrahim menjelaskan, dari sisi global, rupiah tetap menghadapi tekanan sentimen geopolitik yang memanas. Ketegangan meningkat seiring perselisihan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa terkait isu Greenland. Selain itu, tensi perdagangan kembali naik setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana pengenaan tarif impor 100 persen terhadap Kanada, menyusul kesepakatan dagang AS dengan China.

Meski demikian, rupiah dinilai mendapat dukungan dari ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter bank sentral AS. Federal Reserve dijadwalkan mengakhiri pertemuan kebijakannya pekan ini dan diperkirakan mempertahankan suku bunga acuannya.

“Walaupun jeda kenaikan suku bunga sebagian besar telah diperhitungkan pasar, investor akan mencermati pernyataan The Fed dan komentar Ketua Jerome Powell untuk mencari petunjuk mengenai waktu dan laju potensi penurunan suku bunga pada akhir tahun ini,” kata Ibrahim.

Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari komitmen Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Pasar menilai BI aktif melakukan stabilisasi melalui berbagai instrumen, termasuk intervensi di pasar offshore non-delivery forward (NDF), domestic non-delivery forward (DNDF), serta pasar spot.

Baca Juga  Video: Istana Benarkan Wamenkeu Thomas Djiwandono Diusulkan Menjadi Deputi Bank Indonesia

“Pasar mendukung langkah BI dalam menjaga stabilitas rupiah, yang memberikan sentimen positif terhadap pergerakan nilai tukar,” ujar Ibrahim.

Ia menambahkan, penguatan rupiah juga ditopang oleh posisi cadangan devisa yang dinilai cukup kuat untuk mendukung upaya stabilisasi. Selain itu, pasar merespons positif agenda uji kelayakan dan kepatutan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia di Komisi XI DPR RI.

“Sentimen tersebut turut memperkuat optimisme pasar terhadap kesinambungan kebijakan moneter dan stabilitas nilai tukar,” kata Ibrahim.

BI Dollar AS Kurs Rupiah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLokasi Layanan Samsat Keliling 27 Januari 2026 Jabodetabek
Next Article IHSG Rawan Koreksi, Investor Mewaspadai Shotdown Pemerintahan AS, Ini Rekomendasinya

Berita Lainnya

IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, Phintraco Rekomendasikan BBCA, ICBP, EXCL, TKIM, dan SMGR

17 Juli 2026 / 08:21 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat ke 6.130, ANTM, ARTO, dan ARCI Jadi Rekomendasi BRI Danareksa

17 Juli 2026 / 07:58 WIB

Mirae Asset: Peringkat BBB S&P Jadi Sentimen Positif, Namun Risiko Ekonomi Masih Membayangi

17 Juli 2026 / 05:24 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Rekomendasikan INCO, INDY, ISAT, dan OASA

17 Juli 2026 / 04:27 WIB

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, ANTM hingga ISAT Jadi Pilihan Trading Hari Ini

16 Juli 2026 / 08:39 WIB

IHSG Diproyeksikan Tetap Bullish, BRI Danareksa Rekomendasikan AADI, KIJA, dan BUKA

16 Juli 2026 / 07:33 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Jakarta Kebanjiran, Istana Minta Maaf kepada Masyarakat

Kristo Suryokusumo22 Januari 2026 / 19:10 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

18 Juli 2026 / 08:45 WIB

Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.