Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Jalan Terjal RUU Perampasan Aset, Tuntutan Publik vs Strategi DPR
  • Video: Bantah Isu Penolakan RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Kita Gaspol Pakai Turbo!
  • Menkeu Purbaya Pastikan Tarif Pajak Tidak Naik, Ini Strategi Barunya
  • Video: Momen Hangat Kapolri dan Jaksa Agung, Saling Sapa “Sahabat” dan “Kakak Asuh”
  • Argentina Bangkitkan Kenangan “Hand of God”, Jersey Biru Tua Dipilih untuk Lawan Inggris
  • Update Kasus Dokter Icha, Sikap 3 Partai hingga Pemeriksaan 32 Saksi di Polda NTT
  • KPK Jawab Mahfud soal Kasus Febrie: Sabar, Masih Tahapan Awal
  • Korupsi Masih Tumbuh Subur, Menko Yusril Ingatkan Sila Pertama Pancasila
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hukum»Korupsi Masih Tumbuh Subur, Menko Yusril Ingatkan Sila Pertama Pancasila

Korupsi Masih Tumbuh Subur, Menko Yusril Ingatkan Sila Pertama Pancasila

Hukum Toto Pribadi14 Juli 2026 / 11:03 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra (kanan) dan Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan (kiri). Foto: Tutur/Ahmad Nuryaman.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menyoroti masih langgengnya budaya korupsi yang bahkan kini telah menyentuh aparat penegak hukum. Yang terbaru tentu kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat eks Jampidsus Febrie Adriansyah.

Dalam kuliah umum di IPDN Jatinangor bertajuk Memperkuat Supremasi Hukum dan Integritas Aparatur Sipil Negara, Yusril menanggapi masih maraknya korupsi dan TPPU lebih disebabkan karena lemahnya etika berbangsa. Bukan karena lemahnya aturan-aturan hukum.

“Apa yang kurang lagi pada masyarakat kita ini, ya? Sudah ada Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, sudah ada Undang-Undang KPK, polisi, jaksa diberikan kewenangan untuk menindak pelaku korupsi, sudah ada Pengadilan Tipikor, sudah ada KPK, undang-undangnya sudah begitu keras, bahkan hukuman seumur hidup, hukuman mati, toh masih terjadi juga. Apa yang kurang pada kita ini?” kata Yusril.

“Kita bukan kurang norma, bukan kurang aturan, bukan kurang lembaga-lembaga penegak hukum. Yang kurang adalah kesadaran etika kita sebagai sebuah bangsa. Itulah arti penting dari Pancasila kita itu, Sila Ketuhanan Yang Maha Esa itu harus diresapi, dijalankan menurut keyakinan agama masing-masing yang ada di negara kita ini. Dan mari kita jiwai kehidupan berbangsa dan bernegara kita itu berdasarkan prinsip-prinsip etika keagamaan itu,” tambahnya.

Menurut Yusril, jika Sila Ketuhanan Yang Maha Esa ini benar-benar diresapi dan dijalankan maka dengan sendirinya tindak pidana korupsi dan pencucian uang juga akan hilang dengan sendirinya.

“Kalau itu kita jalankan, insyaallah kita akan mampu mencapai cita-cita kita bersama, mewujudkan Indonesia Emas pada tahun 2045 yang akan dating,” ujar Yusril.

Baca Juga  Geger Tahanan Rumah Yaqut, Dewas Bakal Segera Panggil Pimpinan KPK

Dalam kesempatan itu, Yusril juga berpesan kepada para Praja IPDN yang nantinya akan bertugas di tengah-tengah masyarakat untuk selalu menjunjung integritas.

“Para alumni IPDN ini yang nanti telah terjun ke tengah-tengah masyarakat harus menjunjung tinggi kaidah-kaidah hukum yang berlaku, menerapkan hukum yang paling adil. Selain itu, saya juga menegaskan kepada mereka untuk memperkuat etika. Etika sebagai penyelenggara negara, karena kalau tidak, ya apa yang dilakukan dengan norma-norma hukum itu semua akan sia-sia belaka. Dan yang paling penting juga, mereka harus bijak dalam mengambil keputusan dengan menerapkan satu prinsip: di atas norma hukum itu ada norma etika, dan norma etika yang mendasari norma etik itu tidak lain tidak bukan adalah norma keadilan,” terang Yusril.

headline Kasus Korupsi menko yusril tindak pidana pencucian uang (TPPU) Yusril Ihza Mahendra
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKata KPK Soal Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Next Article KPK Jawab Mahfud soal Kasus Febrie: Sabar, Masih Tahapan Awal

Berita Lainnya

Jalan Terjal RUU Perampasan Aset, Tuntutan Publik vs Strategi DPR

14 Juli 2026 / 13:06 WIB

Video: Bantah Isu Penolakan RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Kita Gaspol Pakai Turbo!

14 Juli 2026 / 13:00 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan Tarif Pajak Tidak Naik, Ini Strategi Barunya

14 Juli 2026 / 12:36 WIB

Update Kasus Dokter Icha, Sikap 3 Partai hingga Pemeriksaan 32 Saksi di Polda NTT

14 Juli 2026 / 11:57 WIB

KPK Jawab Mahfud soal Kasus Febrie: Sabar, Masih Tahapan Awal

14 Juli 2026 / 11:23 WIB

Kata KPK Soal Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

14 Juli 2026 / 10:53 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: KPK Sita Rp6,38 Miliar dalam OTT Pajak Jakut, Uang Tunai hingga Emas Disita

Adi P11 Januari 2026 / 21:17 WIB

Jalan Terjal RUU Perampasan Aset, Tuntutan Publik vs Strategi DPR

14 Juli 2026 / 13:06 WIB

Video: Bantah Isu Penolakan RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Kita Gaspol Pakai Turbo!

14 Juli 2026 / 13:00 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan Tarif Pajak Tidak Naik, Ini Strategi Barunya

14 Juli 2026 / 12:36 WIB

Video: Momen Hangat Kapolri dan Jaksa Agung, Saling Sapa “Sahabat” dan “Kakak Asuh”

14 Juli 2026 / 12:00 WIB

Argentina Bangkitkan Kenangan “Hand of God”, Jersey Biru Tua Dipilih untuk Lawan Inggris

14 Juli 2026 / 12:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.