Jakarta (tutur.co.id) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada Senin pagi. IHSG naik 10,36 poin (0,17%) ke level 5.934, sementara indeks LQ45 atau kelompok 45 saham unggulan juga merangkak naik tipis ke posisi 589,28.
Analis Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, menyebutkan bahwa selama IHSG mampu bertahan di atas area 5.900-5.882 maka peluang untuk melanjutkan technical rebound menuju target 5.948–6.000 masih terbuka lebar.
Lantas, apa saja sentimen utama yang menggerakkan pasar awal pekan ini? Berikut rangkumannya:
Sentimen Global: Demam AI dan Wall Street Menghijau
Pasar saham global diselimuti optimisme berkat lonjakan saham berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Debut gemilang saham SK Hynix yang meroket 13% di bursa Nasdaq memicu gairah investor menjelang musim laporan keuangan kuartal II-2026. Laba emiten S&P 500 sendiri diproyeksikan tumbuh 24% (yoy), ditopang kuat oleh sektor teknologi.
Meredanya Ketegangan Geopolitik dan Harga Minyak
Meskipun masa gencatan senjata AS-Iran telah berakhir, pernyataan Presiden Donald Trump yang bersedia melanjutkan dialog memberikan angin segar bagi pasar. Dampaknya, harga minyak dunia cenderung mereda dan menekan kekhawatiran risiko inflasi di Timur Tengah. Investor kini beralih fokus menanti rilis data inflasi AS serta kesaksian Gubernur The Fed, Kevin Warsh.
Kabar Domestik: Restitusi Pajak dan Strategi Utang APBN
Dari dalam negeri, perhatian tertuju pada realisasi restitusi pajak semester I-2026 yang turun 31,5% (yoy) menjadi Rp171,2 triliun. Penurunan ini dinilai pengamat sebagai langkah pemerintah menjaga arus kas (cash flow).
Di sisi lain, pemerintah menaikkan outlook pembiayaan APBN 2026 menjadi Rp734,3 triliun dengan realisasi front loading mencapai 65,6% di semester I. Kabar baiknya, berkat stabilitas obligasi dan sisa Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp255 triliun, intensitas penerbitan utang pemerintah di semester II-2026 diprediksi akan berkurang.
Rapor Bursa Saham Regional
Wall Street pada Jumat pekan kemarin, indeks S&P 500 naik 0,42%, Nasdaq naik 0,29%, Dow Jones naik 0,29%. Sedangkan Bursa Asia pada Senin pagi ini, Nikkei melemah 1,47%, Shanghai turun 0,83%, sedangkan Hang Seng berhasil menguat 0,63%.

