Jakarta (tutur.co.id) — Bosan dengan kemacetan dan kepenatan Jakarta? Siap-siap, sebentar lagi warga ibu kota bakal punya tempat dating baru yang super romantis ala jembatan legendaris Pont des Arts di Paris! Tidak main-main, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menyulap salah satu kawasan sibuk di Jakarta Selatan menjadi destinasi penuh cinta.
Ya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara mengejutkan mengumumkan rencana pembangunan dua jembatan penyeberangan unik di atas sungai kawasan Rasuna Said. Daya tarik utamanya? Jembatan ini akan dilengkapi dengan fasilitas khusus untuk memasang gembok cinta!
“Saya sudah memerintahkan kepada jajaran Bina Marga, ada dua jembatan yang akan dipasang penyeberangan di sungainya. Nanti boleh orang memasang gembok cinta,” ujar Pramono saat dijumpai di Jakarta Utara, Selasa 30 Juni 2026.
Mengapa Harus Ada ‘Cinta’ di Jakarta?
Bagi Pramono, menghadirkan atmosfer romantis di tengah ketatnya kehidupan ibu kota adalah hal yang krusial. Menurutnya, aspek emosional seperti cinta merupakan salah satu poin penting yang harus diakomodasi dalam pembangunan kota.
Kawasan Jalan H.R. Rasuna Said sendiri baru saja rampung ditata dan diresmikan hari ini. Dengan wajah barunya yang lebih segar, Pramono sangat optimis kawasan ini akan menjelma menjadi landmark sekaligus ikon baru kebanggaan warga Jakarta.
“Saya yakin jalan ini akan menjadi landmark baru bagi Jakarta karena semua orang melihat sekarang jauh menjadi lebih tertata, lebih rapi, bahkan di ujung ada anggrek yang dipasang secara khusus,” tambahnya dengan nada penuh keyakinan.
Transformasi Total Berbiaya Rp91 Miliar
Wajah baru Rasuna Said yang lebih rapi ini tidak didapatkan secara instan. Penataan koridor sepanjang 3,8 kilometer tersebut melibatkan perombakan besar-besaran, mulai dari perbaikan fasilitas trotoar yang kini jauh lebih ramah pejalan kaki, pembersihan visual kota melalui pembongkaran 109 tiang bekas monorel yang selama ini mangkrak dan rekayasa elevasi atau perbaikan ketinggian jalan antara jalur cepat dan jalur lambat demi kenyamanan berkendara.
Proyek megah yang menelan anggaran sekitar Rp91 miliar ini diharapkan tidak hanya mengurai keruwetan estetika kota, tetapi juga membawa getaran baru bagi para pencinta jalan kaki—dan tentu saja, para pasangan yang ingin mengabadikan cinta mereka lewat gembok di atas jembatan.

