San Francisco (Tutur.co.id) – Paraguay dan Australia akan saling berhadapan pada laga terakhir Grup D Piala Dunia 2026 di San Francisco Bay Area Stadium, Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB. Pertandingan ini menjadi duel hidup-mati untuk memperebutkan satu tiket otomatis ke babak 32 besar, setelah Amerika Serikat sudah memastikan diri sebagai juara grup.
Baik Paraguay maupun Australia sama-sama mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan pertama. Keduanya memang sudah dipastikan finis di tiga besar grup setelah Turki tersingkir, namun posisi runner-up masih terbuka dan menjadi target utama karena menjamin kelolosan langsung ke fase gugur.
Paraguay Bangkit Setelah Kekalahan Telak
Perjalanan Paraguay di Piala Dunia 2026 diawali dengan kekalahan telak 1-4 dari Amerika Serikat. Namun, Los Guaranies berhasil bangkit pada laga kedua dengan mengalahkan Turki 1-0.
Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena Paraguay harus bermain dengan 10 pemain setelah Miguel Almiron menerima kartu merah menjelang turun minum. Sebelum insiden itu terjadi, Matias Galarza sudah lebih dulu membawa timnya unggul melalui gol cepat pada menit kedua.
Kini, pasukan Gustavo Alfaro membutuhkan kemenangan untuk memastikan diri lolos sebagai runner-up Grup D. Hasil imbang tidak akan cukup karena Australia memiliki selisih gol yang lebih baik.
Masalahnya, Paraguay bukan tim yang sering meraih kemenangan dengan nyaman. Sebanyak 10 dari 12 kemenangan terakhir mereka diraih hanya dengan selisih satu gol. Meski demikian, mereka tetap mampu mencatat lima kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir di semua ajang.
Paraguay juga memiliki catatan menarik di Piala Dunia. Mereka belum pernah memenangkan dua pertandingan fase grup dalam satu edisi turnamen, tetapi selalu terhindar dari kekalahan pada laga terakhir grup dalam enam penampilan Piala Dunia terakhir.
Australia Mengincar Kelolosan Beruntun
Australia datang ke pertandingan ini dengan situasi yang sedikit lebih menguntungkan. Kemenangan 2-0 atas Turki pada laga pembuka menjadi modal penting sebelum mereka kalah 0-2 dari Amerika Serikat di pertandingan kedua.
Kekalahan tersebut memang menutup peluang Australia untuk finis sebagai juara grup karena kalah head-to-head dari Amerika Serikat. Namun, peluang mereka untuk lolos otomatis ke babak 32 besar masih sangat terbuka.
Secara matematis, Australia masih bisa lolos meski kalah karena delapan tim peringkat ketiga terbaik juga berhak melaju ke fase gugur. Namun mengandalkan hasil dari grup lain tentu bukan pilihan yang ideal.
Karena itu, setidaknya satu poin menjadi target minimal Socceroos pada pertandingan ini. Hasil imbang sudah cukup untuk mempertahankan posisi mereka di atas Paraguay dan memastikan tiket ke fase berikutnya.
Australia juga memiliki rekor yang cukup baik saat menghadapi Paraguay. Dari lima pertemuan sebelumnya, Socceroos belum pernah kalah. Bahkan pada pertemuan terakhir tahun 2010, mereka berhasil meraih kemenangan 1-0.
Di bawah arahan Tony Popovic, Australia menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan. Dalam enam pertandingan terakhir, mereka meraih tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan dengan torehan sembilan gol dan hanya kebobolan lima kali.
Jika berhasil lolos, Australia akan mencatatkan kelolosan ke fase gugur dalam dua edisi Piala Dunia secara beruntun serta menjadi kali ketiga mereka berhasil melewati fase grup dalam enam partisipasi terakhir.
Kondisi Terkini Kedua Tim
Paraguay mendapat pukulan besar dengan absennya Miguel Almiron akibat hukuman kartu merah. Kehilangan pemain yang telah mencetak 10 gol untuk tim nasional tentu menjadi kerugian besar, terutama dalam pertandingan sepenting ini.
Tanpa Almiron, Gustavo Alfaro kemungkinan akan memberikan tanggung jawab lebih besar kepada Gustavo Velazquez untuk membantu serangan dari sisi sayap.
Kabar baik datang dari Diego Gomez yang sempat mengalami masalah kebugaran saat melawan Turki. Gelandang muda tersebut dilaporkan sudah pulih dan siap tampil sejak menit awal.
Sementara itu, Australia masih memantau kondisi Mathew Leckie yang mengalami cedera otot saat menghadapi Amerika Serikat. Jika belum fit sepenuhnya, Cristian Volpato kemungkinan besar akan mengisi posisinya.
Tony Popovic diperkirakan tetap mempertahankan kerangka utama tim yang tampil pada dua laga sebelumnya. Trio bek Alessandro Circati, Harry Souttar, dan Cameron Burgess hampir pasti kembali dipercaya untuk menjaga pertahanan Socceroos.
Prediksi Paraguay vs Australia
Paraguay kehilangan salah satu pemain paling berpengaruh mereka di lini serang akibat absennya Miguel Almiron. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi kreativitas dan daya dobrak Los Guaranies dalam menciptakan peluang.
Di sisi lain, Australia memiliki pertahanan yang cukup solid dan tampil lebih seimbang sepanjang fase grup. Meski sempat kesulitan menghadapi Amerika Serikat, kualitas permainan Socceroos secara keseluruhan masih terlihat lebih stabil.
Faktor pengalaman, kedalaman skuad, serta rekor pertemuan yang berpihak kepada Australia menjadi alasan kuat mengapa mereka lebih diunggulkan dalam pertandingan ini.
Jika mampu mempertahankan disiplin bertahan dan memanfaatkan peluang yang tersedia, Australia berpeluang besar mengamankan kemenangan tipis sekaligus memastikan tempat di babak 32 besar.
Paraguay 0-1 Australia

