Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • KPK Geledah Kediaman Silmy Karim di Kebayoran Baru
  • Terungkap! Busuknya Intimidasi SPPG ke Sekolah dalam Program MBG
  • Pertamina Bagikan Pengalaman Pemanfaatan AI untuk Transformasi Bisnis Energi
  • Bersih-bersih MBG Maling Berkedok Gizi, Terlambat!
  • Daun Sambiloto: Tanaman Herbal Pahit dengan Segudang Manfaat Kesehatan yang Jarang Diketahui
  • Tetap Bertahan di Tengah Polemik MBG, Para Ibu Pilih Fokus pada Isi Bekal Anak
  • MAKI Minta Nanik S Deyang Stop SPPG Baru, Tata Kelola MBG Masih Bermasalah
  • Data Center NeutraDC Batam Ludes Sebelum Beroperasi, Telkom Siapkan Ekspansi Kapasitas
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Perempuan»Tetap Bertahan di Tengah Polemik MBG, Para Ibu Pilih Fokus pada Isi Bekal Anak

Tetap Bertahan di Tengah Polemik MBG, Para Ibu Pilih Fokus pada Isi Bekal Anak

Perempuan Galuh Parantri05 Juni 2026 / 13:13 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi menyiapkan bekal anak (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Ilustrasi menyiapkan bekal anak (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Yogyakarta (tutur.co.id)– Polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perbincangan setelah muncul kasus dugaan korupsi yang menyeret sejumlah pihak. Di tengah rasa kecewa dan kekhawatiran masyarakat, sebagian ibu memilih tetap fokus pada satu hal yang menurut mereka paling penting: memastikan anak tetap makan dan berangkat sekolah dengan bekal yang layak.

Bagi banyak keluarga, terutama dengan kondisi ekonomi yang terbatas, urusan makanan anak bukan sekadar soal menu ideal, tetapi tentang bagaimana bertahan setiap hari di tengah harga kebutuhan yang terus naik.

Seorang wali murid sekolah dasar swasta di Yogyakarta, Siti (50), mengaku polemik yang muncul membuatnya sedih sekaligus bingung. Namun sebagai ibu, ia merasa tetap harus memikirkan kebutuhan makan anak sehari-hari.
“Awalnya saya terbantu dengan MBG. Nah, sekarang dengar ada korupsi ya kecewa pasti. Soalnya yang dibahas itu untuk makan anak-anak. Tapi di sisi lain, kami orang tua tetap butuh bantuan juga. Kadang bikin bekal sederhana saja sudah mikir harus hemat,” ujarnya.

Menurutnya, menu bergizi sebenarnya tidak harus mahal. Ia biasa menyiapkan nasi, telur, tempe, dan sayur sederhana sebagai bekal sekolah anak.

“Yang penting anak makan dulu, ada tenaga buat belajar. Kadang cuma telur orak-arik tambah pisang. Buat kami itu sudah syukur,” katanya.

Di tengah situasi tersebut, banyak ibu justru saling berbagi cara menyiapkan bekal murah namun tetap bergizi. Menu sederhana seperti nasi, telur, sayur bening, hingga buah terjangkau seperti pisang dan pepaya menjadi pilihan yang paling realistis bagi banyak keluarga.

Bagi para ibu, bekal sekolah bukan tentang kemewahan isi kotak makan, melainkan bentuk perhatian sederhana agar anak tetap sehat dan semangat belajar. Polemik boleh terus berjalan, namun bagi sebagian keluarga, perjuangan memenuhi gizi anak tetap berlangsung setiap pagi dari dapur rumah masing-masing.

Baca Juga  Rakyat Protes Makanan MBG Jelek, MAKI Sebut Tak Sesuai Spesifikasi
Anggaran MBG BGN MBG
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMAKI Minta Nanik S Deyang Stop SPPG Baru, Tata Kelola MBG Masih Bermasalah
Next Article Daun Sambiloto: Tanaman Herbal Pahit dengan Segudang Manfaat Kesehatan yang Jarang Diketahui

Berita Lainnya

Bersih-bersih MBG Maling Berkedok Gizi, Terlambat!

05 Juni 2026 / 13:46 WIB

MAKI Minta Nanik S Deyang Stop SPPG Baru, Tata Kelola MBG Masih Bermasalah

05 Juni 2026 / 13:02 WIB

Rakyat Protes Makanan MBG Jelek, MAKI Sebut Tak Sesuai Spesifikasi

05 Juni 2026 / 11:32 WIB

Mensesneg Ungkap Dua Alasan Penunjukan Nanik Deyang Sebagai Kepala BGN

05 Juni 2026 / 08:00 WIB

Prabowo Peringatkan SPPG: Program MBG Jangan Jadi Ajang Memperkaya Diri

04 Juni 2026 / 08:00 WIB

Prabowo: Berat Copot Pejabat BGN, Tapi Kepentingan Rakyat Harus Diutamakan

04 Juni 2026 / 07:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Akhir Sebuah Tradisi: Indonesia Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas 2026

Deba Salamah30 April 2026 / 00:03 WIB

KPK Geledah Kediaman Silmy Karim di Kebayoran Baru

05 Juni 2026 / 14:55 WIB

Terungkap! Busuknya Intimidasi SPPG ke Sekolah dalam Program MBG

05 Juni 2026 / 14:38 WIB

Pertamina Bagikan Pengalaman Pemanfaatan AI untuk Transformasi Bisnis Energi

05 Juni 2026 / 14:00 WIB

Bersih-bersih MBG Maling Berkedok Gizi, Terlambat!

05 Juni 2026 / 13:46 WIB

Daun Sambiloto: Tanaman Herbal Pahit dengan Segudang Manfaat Kesehatan yang Jarang Diketahui

05 Juni 2026 / 13:29 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.