Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.171, CPIN, HRTA, dan ESSA Jadi Saham Primadona

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.171, CPIN, HRTA, dan ESSA Jadi Saham Primadona

Market Gusti Tetiro25 Mei 2026 / 09:48 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pengunjung melewati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). (Foto:Tutur/ANTARA Asprilla Dwi Adha/tom)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) —  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan awal pekan, Senin (25/5/2026), meski pelaku pasar masih dibayangi berbagai sentimen negatif domestik dan global yang menekan pasar saham dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan data RTI pada pukul 09.05 WIB, IHSG berada di level 6.171 atau menguat 9 poin (0,16%). Sebelumnya, indeks sempat dibuka lebih tinggi pada level 6.187.

Pergerakan IHSG pagi ini berada pada rentang 6.145 hingga 6.224. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 1,66 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 3,44 miliar saham yang ditransaksikan dalam 187.549 kali perdagangan.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 350 saham menguat, 181 saham melemah, dan 173 saham bergerak stagnan.

Meski bergerak di zona hijau secara harian, performa IHSG masih berada dalam tekanan cukup dalam secara jangka menengah. Secara bulanan, IHSG tercatat melemah 18,24%, sedangkan dalam tiga bulan terakhir turun 22,30%.

Tekanan lebih dalam juga terlihat pada kinerja enam bulanan yang turun 24,47%. Sepanjang 2026, IHSG telah terkoreksi hingga 28,69%.

BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak terbatas pada rentang support 6.100 dan resistance 6.400 pada perdagangan hari ini.

Menurut BRI Danareksa Sekuritas, pelaku pasar masih mencermati perkembangan regulasi sentralisasi ekspor komoditas strategis yang hingga kini masih memunculkan berbagai interpretasi terkait mekanisme dan implementasinya.

Selain itu, sentimen pasar juga dipengaruhi keputusan FTSE Russell yang mengeluarkan empat saham dari indeksnya, termasuk saham DSSA. Di sisi global, pasar mendapat sentimen positif dari peluang tercapainya perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran yang mendorong penguatan bursa saham Wall Street pada akhir pekan lalu.

Di tengah peluang rebound tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham CPIN dengan target harga Rp 4.390-4.530, saham HRTA dengan target Rp 2.370-2.620, serta saham ESSA dengan target Rp 740-770.

Baca Juga  Anjlok ke Bawah 6.000, Kapan IHSG Pulih? Ini Kata Menkeu dan Analisis BRI Danareksa

Pekan lalu, IHSG mencatat salah satu koreksi terdalam sepanjang tahun ini. Dalam lima hari perdagangan, indeks anjlok 561,27 poin atau 8,35% ke level 6.162,04. Bahkan, IHSG sempat menyentuh level terendah di 5.966.

Koreksi tajam tersebut menyebabkan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia menyusut Rp 1.190 triliun atau sekitar 10,07% menjadi Rp 11.825 triliun hanya dalam sepekan.

Penurunan signifikan tersebut turut mengubah daftar emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia. Posisi teratas kini ditempati saham BBCA, diikuti DCII, BBRI, BMRI, BYAN, BREN, MORA, TLKM, ASII, dan AMMN. Saham TPIA terdepak dari daftar 10 besar kapitalisasi pasar.

Secara regional, pelemahan IHSG pekan lalu juga menjadi yang terdalam di dunia. Sebagai perbandingan, indeks Hang Seng Hong Kong hanya turun 1,37%, sedangkan indeks FTSE Bursa Malaysia melemah 1,58%.

Tekanan terbesar terhadap IHSG datang dari kejatuhan hampir seluruh sektor saham. Sektor material dasar tercatat turun 16,31%, sektor energi melemah 13,68%, sektor transportasi terkoreksi 19,1%, sektor industri turun 11,70%, sektor infrastruktur melemah 10,80%, dan sektor konsumer primer turun 10,20%.

Adapun saham-saham dengan penurunan terbesar pekan lalu antara lain TPIA yang anjlok 53,49%, WBSA turun 50,20%, DSSA melemah 47,34%, CUAN tergerus 39,41%, NSSS turun 38,30%, serta BANK melemah 37,45%.

Sementara saham yang paling besar menekan IHSG pekan lalu berasal dari TPIA, DSSA, BREN, BRPT, AMMN, BRMS, dan BYAN.

BRI Danareksa Sekuritas bursa efek indonesia headline IHSG Saham Pilihan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDaftar All-NBA Team 2026 Resmi Dirilis, Shai Gilgeous-Alexander dan Victor Wembanyama Masuk First Team
Next Article Pertamina NRE Kenalkan Carbon Trading ke Mahasiswa ITB di PGTC 2026

Berita Lainnya

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Harga Emas Antam 14 Februari 2026 Naik Tipis, Cek Rincian Lengkapnya Hari Ini

Toto Pribadi14 Februari 2026 / 12:58 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.