Jakarta (tutur.co.id) – NBA resmi mengumumkan daftar All-NBA Team 2026 pada Minggu (24/5/2026) waktu Amerika Serikat. Pengumuman tersebut dilakukan menjelang Game 4 final Wilayah Barat antara Oklahoma City Thunder dan San Antonio Spurs.
Bintang Oklahoma City Thunder, Shai Gilgeous-Alexander, kembali masuk dalam All-NBA First Team untuk musim keempat secara beruntun. Pemain asal Kanada itu sebelumnya juga baru saja dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) NBA 2026 untuk tahun kedua berturut-turut.
Shai menjadi salah satu pemain paling konsisten di NBA dalam beberapa musim terakhir. Seluruh penampilannya di All-NBA selalu berstatus First Team sejak pertama kali terpilih.
Tak hanya itu, Shai Gilgeous-Alexander kini berpeluang mengikuti jejak legenda NBA seperti Michael Jordan dan LeBron James sebagai pemain yang mampu meraih gelar MVP musim reguler dan MVP Final NBA dalam dua musim beruntun.
Sorotan lain datang dari Victor Wembanyama. Bintang muda San Antonio Spurs tersebut sukses masuk All-NBA First Team untuk pertama kalinya dalam kariernya.
Musim ini menjadi tahun luar biasa bagi Wembanyama setelah sebelumnya dinobatkan sebagai Defensive Player of the Year secara unanimous atau mutlak. Ia juga menjadi satu-satunya pemain yang terpilih secara penuh di tim utama All-Defensive Team.
Pada musim lalu, Wembanyama gagal memenuhi syarat masuk All-NBA karena tidak mencapai batas minimal 65 pertandingan. Namun musim ini ia tampil konsisten dan menjadi salah satu pemain paling dominan di NBA.
Shai Gilgeous-Alexander dan Victor Wembanyama bergabung bersama Nikola Jokic, Luka Doncic, dan Cade Cunningham di All-NBA First Team 2026.
Bagi Jokic, ini menjadi penampilan keenamnya di First Team serta delapan musim berturut-turut masuk All-NBA. Catatan tersebut menjadi rekor aktif terpanjang di NBA saat ini.
Jokic dan Gilgeous-Alexander bahkan terpilih secara unanimous atau mendapat suara penuh untuk masuk tim utama.
Sementara itu, Luka Doncic tetap memenuhi syarat masuk All-NBA meski hanya tampil dalam 64 pertandingan musim ini. NBA menerima alasan absennya Doncic karena sang pemain kembali ke Slovenia untuk mendampingi proses kelahiran putrinya.
Cade Cunningham juga lolos syarat setelah mendapatkan pengecualian akibat cedera paru-paru yang membuatnya absen cukup lama.
Pada All-NBA Second Team, Kevin Durant menjadi pemain paling senior dalam daftar tersebut. Ini menjadi penampilan ke-12 Durant di tim All-NBA sepanjang kariernya.
Durant ditemani Jaylen Brown, Kawhi Leonard, Donovan Mitchell, dan Jalen Brunson di Second Team musim ini.
NBA musim ini juga menghadirkan banyak nama baru di All-NBA Third Team.
Jamal Murray, Jalen Duren, Chet Holmgren, Tyrese Maxey, dan Jalen Johnson untuk pertama kalinya berhasil masuk daftar All-NBA.
Penampilan impresif sepanjang musim reguler menjadi faktor utama keberhasilan mereka menembus jajaran pemain terbaik liga.
Salah satu kejutan terbesar adalah absennya LeBron James dari daftar All-NBA Team 2026.
Bintang Los Angeles Lakers tersebut hanya tampil dalam 60 pertandingan sehingga tidak memenuhi syarat minimal 65 laga.
Ini menjadi kedua kalinya sepanjang karier LeBron gagal masuk tim All-NBA setelah sebelumnya terjadi pada musim rookie.
Selain LeBron, sejumlah nama besar lain juga gagal masuk daftar karena tidak memenuhi batas minimal pertandingan. Mereka antara lain Anthony Edwards, Stephen Curry, Joel Embiid, Giannis Antetokounmpo, Devin Booker, Anthony Davis, hingga Jayson Tatum.
Dengan kombinasi pemain senior dan bintang muda, daftar All-NBA Team 2026 menunjukkan perubahan generasi yang mulai terjadi di kompetisi basket terbaik dunia tersebut. (sas)

