Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Makro»Airlangga dan PM Belarus Bahas Penguatan Perdagangan hingga Ketahanan Pangan

Airlangga dan PM Belarus Bahas Penguatan Perdagangan hingga Ketahanan Pangan

Makro Gusti Tetiro16 Mei 2026 / 08:08 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Perdana Menteri Republik Belarus Alexander Turchin (kiri) dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) melakukan pertemuan bilateral di Minsk, Belarus, Kamis (14/5/2026). ANTARA/HO-Kemenko Perekonomian
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Belarus, Alexander Turchin, guna membahas penguatan kerja sama ekonomi kedua negara, mulai dari perdagangan, industri, hingga ketahanan pangan.

Dalam pertemuan tersebut, Airlangga menegaskan Belarus memiliki posisi strategis bagi Indonesia, khususnya sebagai pintu masuk menuju pasar Eurasian Economic Union atau Uni Ekonomi Eurasia.

“Belarus merupakan mitra strategis Indonesia di kawasan Eurasia Timur dan menjadi salah satu pintu masuk penting menuju pasar Uni Ekonomi Eurasia,” ujar Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Pemerintah Indonesia juga menyambut rencana kunjungan kenegaraan Presiden Belarus, Alexander Lukashenko, ke Indonesia pada awal Juli 2026 mendatang. Saat ini, kedua negara tengah mempersiapkan sejumlah agenda strategis, termasuk penyelesaian Roadmap Kerja Sama Belarus–Indonesia.

Airlangga mengatakan Indonesia siap menerima delegasi bisnis Belarus dalam rangkaian kunjungan tersebut guna memperkuat hubungan dagang dan investasi kedua negara.

Belarus dinilai memiliki peran penting dalam mendukung agenda industrialisasi dan ketahanan pangan nasional. Negara tersebut memiliki basis manufaktur yang kuat dengan kontribusi sektor manufaktur sekitar 20,3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada 2024.

Selain itu, Belarus juga dikenal unggul dalam pengembangan agroindustri dan mekanisasi pertanian dengan tingkat swasembada pangan mencapai 96%. Pemerintah Indonesia berharap kerja sama teknologi pertanian dengan Belarus dapat mempercepat modernisasi sektor pertanian domestik.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas implementasi Indonesia-EAEU Free Trade Agreement (I-EAEU FTA) yang ditandatangani pada 21 Desember 2025 di St Petersburg. Indonesia menilai perjanjian tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan perdagangan yang terbuka dan saling menguntungkan.

Di sisi bisnis, pelaku usaha Indonesia dan Belarus menyepakati lima Nota Kesepahaman (MoU) dengan total nilai mencapai Rp7 triliun dalam rangkaian Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-8 Indonesia–Belarus di Minsk.

Baca Juga  Daya Beli Masyarakat Kuat Saat Ramadan, Menkeu Optimistis Ekonomi Q1 2026 Tembus 5,7%

Kerja sama tersebut melibatkan PT Pupuk Indonesia dengan Nedra Nezhin, serta sejumlah kesepakatan antara PT Indonesia Belarus Jaya dengan perusahaan Belarus seperti OJSC Minsk Dairy Plant No. 1, Energi Complekt, OJSC Dolomite, dan Belindo Trade.

Penandatanganan kerja sama bisnis dilakukan bersamaan dengan penandatanganan Agreed Minutes SKB ke-8 Indonesia–Belarus oleh Airlangga dan Deputi Perdana Menteri Belarus, Viktor Karankevich.

“Kesepahaman yang telah dicapai dalam SKB ini harus dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret yang memberikan dampak langsung bagi peningkatan hubungan ekonomi Indonesia dan Belarus,” ujar Airlangga.

Pertemuan tersebut turut membahas kerja sama di berbagai sektor strategis lain seperti investasi, kehutanan, kesehatan, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, budaya, olahraga, hingga pariwisata.

Belarus juga menyatakan dukungannya terhadap rencana pembukaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Minsk guna memperkuat hubungan diplomatik dan memperlancar komunikasi ekonomi kedua negara.

Airlangga Hartarto Belarus headline ketahanan pangan Perdagangan Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePolda Metro Jaya Amankan 5 Pucuk Senjata dan 27 Peluru Barang Bukti Kejahatan Jalanan
Next Article Shinta Kamdani Soroti Dampak Rupiah Melemah, Misbakhun Desak Mitigasi Cepat

Berita Lainnya

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Kredit Menganggur Rp 2.439 Triliun, Sinyal Hati-hati Dunia Usaha di Tengah Likuiditas Longgar

Gusti Tetiro22 Januari 2026 / 08:18 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.