Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Utang Negara Tembus Hampir 10.000 T, Purbaya: Kita Paling Hati-hati Dibanding Negara Sekitar

Utang Negara Tembus Hampir 10.000 T, Purbaya: Kita Paling Hati-hati Dibanding Negara Sekitar

Nasional Ahmad Nuryaman11 Mei 2026 / 16:16 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melambaikan tangan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Kementerian Keuangan melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Maret 2026 mengalami defisit sebesar Rp240,1 triliun atau setara 0,93 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), namun masih dalam kondisi terkendali. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Saat ini utang negara tercatat menyentuh angka hampir Rp10.000 triliun hingga akhir Maret 2026.

Utang yang nilainya jika dirinci sebanyak Rp9.920,42 triliun itu, naik dibanding posisinya di akhir Desember 2025 hanya sebesar Rp9.637,90 triliun.

Nilai tersebut dalam kaca mata umum sangat fantastis, namun berbeda dengan pandangan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Menurutnya jumlah tersebut terbilang masih relatif aman lantaran totalnya tak melebihi dari 60 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB).

“Acuannya apa? Kalau kita lihat rasio utang terhadap PDB, batasnya 60%, kita masih jauh,” kata Purbaya di hadapan awak media, Senin 11 Mei 2026.

Lebih lanjut, ia membandingkan rasio utang Indonesia dengan negara lain yang nilainya sudah lebih dari acuan 60 persen PDB.

“Singapura berapa? 180 persen, Malaysia 60 persen lebih. Thailand juga tinggi semua. Kita termasuk paling hati-hati dibanding negara sekitar kita,” ucapnya.

Menkeu mengatakan seharusnya dalam mengukur besaran utang tak sebatas hanya melihat nilainya namun juga harus di barengi dengan kemampuan kapasitas ekonomi sebuah negara.

Bahkan menurutnya dalam posisi utang negara saat ini yang nilainya di bawah dari negara sekitar, seharusnya didapatkannya adalah pujian bukan hanya selalu dilihat dari sisi negatif terus.

Secara sederhana ia menganalogikan sebuah utang negara dengan utang perusahaan yang sedang melakukan pengembangan usahanya.

Tentunya bakal ada perbedaan nilai utang antara perusahaan kecil dengan perusahaan besar.

Baca Juga  Pemerintah Atur Langkah Baru Jaga Rupiah dan Pasar Obligasi, Purbaya: Kurs di Rp17.795 Tidak Masuk Akal
Malaysia Menteri Keuangan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) purbaya yudhi sadewa Rasio Utang terhadap PDB Singapura Thailand Utang Negara
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAlasan Presiden Prabowo Selalu ‘Pamer’ MBG, Ini Kata Pengamat
Next Article Program Menarik PGN, Botol Plastik Ditukar Kupon Pengisian BBG

Berita Lainnya

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Nanik S Deyang Tak Muncul, BGN Pamer Opini ‘Pujian’ dari BPK

17 Juli 2026 / 16:14 WIB

Kabar Baik! Bansos BPNT Triwulan III 2026 Mulai Cair Rp 600.000, Cek Syarat dan Penerimanya

17 Juli 2026 / 13:08 WIB

Dua Kali Disambut Sri Sultan di Yogyakarta, Menkeu Purbaya Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Inovasi Hijau

17 Juli 2026 / 13:01 WIB

Menkeu Purbaya: Rupiah Melemah karena Faktor Global, Penguatan UMKM Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi

17 Juli 2026 / 09:55 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026 Usai Kalah 0-1 dari Australia

Deba Salamah12 Juni 2026 / 00:15 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.