Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Daerah»Asbanda Dorong BPD Naik Kelas Jadi Motor Ekonomi Daerah

Asbanda Dorong BPD Naik Kelas Jadi Motor Ekonomi Daerah

Daerah Gusti Tetiro16 April 2026 / 13:28 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena berkunjung ke kantor pusat Bank NTT di Kupang, beberapa waktu lalu. Sebagai BPD, Bank NTT didorong untuk menjadi motor penggerak ekonomi NTT. (Foto: Tutur/Gusti Tetiro)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) dinilai semakin strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi regional, terutama di tengah dinamika kebijakan fiskal dan tekanan terhadap Transfer ke Daerah (TKD).

Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah, Agus H. Widodo, menegaskan bahwa BPD tidak lagi cukup berperan sebagai lembaga intermediasi keuangan yang pasif, melainkan harus bertransformasi menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

“Ke depan, kekuatan ekonomi daerah tidak hanya ditentukan oleh APBD, tetapi juga oleh seberapa kuat BPD mampu mengelola, menggerakkan, dan mengakselerasi aliran dana di daerah,” ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/4/2026).

Ia menekankan, BPD tidak boleh hanya menjadi tempat parkir dana pemerintah daerah, melainkan harus mengambil peran sebagai pengelola aktif likuiditas dan katalis pertumbuhan ekonomi.

“BPD tidak boleh hanya menjadi tempat parkir dana pemerintah daerah,” tegasnya.

Menurut Agus, kebijakan transfer kas daerah memiliki dampak langsung terhadap likuiditas, kapasitas pembangunan, serta keberlanjutan pertumbuhan ekonomi di daerah. Di tengah keterbatasan ruang fiskal akibat pemangkasan TKD, kondisi ini justru menjadi momentum bagi BPD untuk memperkuat perannya.

“Tantangan ini justru merupakan momentum bagi BPD untuk mengoptimalkan pengelolaan dana daerah, memperkuat intermediasi ke sektor produktif, serta membangun ekosistem ekonomi daerah yang lebih terintegrasi,” jelasnya.

Dalam konteks tersebut, BPD diposisikan sebagai solusi strategis untuk mendukung pembangunan daerah, khususnya saat kapasitas fiskal pemerintah daerah terbatas.

Agus memaparkan tiga arah utama yang perlu ditempuh untuk memperkuat peran BPD. Pertama, penguatan tata kelola dan manajemen risiko guna meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan publik. Kedua, transformasi digital dan operasional untuk mendorong efisiensi serta kualitas layanan. Ketiga, penguatan peran dalam ekosistem ekonomi daerah, termasuk peningkatan pembiayaan bagi UMKM dan sektor produktif.

Baca Juga  OJK Rampungkan Konsolidasi 10 BPD ke Empat Grup KUB, Pemprov Jatim dan NTT Bangun Sinergi Bisnis

“Kami optimistis BPD akan semakin mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah, penjaga stabilitas keuangan regional, serta motor pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkas Agus.

Asbanda bank pembangunan daerah BPD Ekonomi Daerah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSatu Tahun Program MBG, Apa Dampaknya Bagi Masyarakat?
Next Article Mengupas Keunggulan Teknis BBG sebagai Solusi Energi Masa Depan

Berita Lainnya

Celios: Danantara Harus Perketat Seleksi Proyek Hilirisasi Usai Bergabung dengan Forum SWF Dunia

17 Juli 2026 / 16:58 WIB

Survei BI: Aktivitas Dunia Usaha Menguat pada Triwulan II 2026, Sektor Riil Jadi Penopang Utama

17 Juli 2026 / 15:58 WIB

S&P: Danantara Berpotensi Perkuat Daya Saing BUMN dan Dongkrak Penerimaan Negara

16 Juli 2026 / 17:42 WIB

DPR: Lembaga Keuangan di PFII Tak Diawasi OJK, Pengawasan Beralih ke Dewan Pertimbangan

16 Juli 2026 / 10:07 WIB

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Sangihe Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami

15 Juli 2026 / 02:08 WIB

Update Kasus Dokter Icha, Sikap 3 Partai hingga Pemeriksaan 32 Saksi di Polda NTT

14 Juli 2026 / 11:57 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Prabowo Beberkan Alasan TNI-Polri Terlibat Program Ketahanan Pangan

Deba Salamah14 Februari 2026 / 03:05 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.