Miami (Tutur.co.id) – Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyayangkan insiden yang menimpa wasit asal Somalia, Omar Artan, yang gagal memasuki Amerika Serikat meski telah tiba di negara tersebut. Akses masuk Artan ditolak oleh otoritas setempat, sehingga ia tidak dapat melanjutkan tugasnya.
Dalam konferensi pers di Mexico City, Kamis waktu setempat, Infantino menyebut kejadian tersebut sebagai hal yang sangat disayangkan.
“Sangat disayangkan apa yang terjadi kepada Omar Artan, wasit dari Somalia,” ujar Infantino, dikutip dari siaran video FIFA.
Meski demikian, Infantino meminta semua pihak untuk tetap tenang dan menegaskan bahwa FIFA tengah berupaya mencari solusi atas persoalan tersebut.
“Sekali lagi, kami tidak bisa mengendalikan segalanya. Kami mencoba, kami akan berdiskusi, kami akan berbicara, dan kita akan melihat hasilnya nanti. Kami sedang mengerjakan semuanya,” katanya.
Omar Artan dikenal sebagai salah satu wasit terbaik di Afrika. Ia dinobatkan sebagai Wasit Terbaik Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) 2025 dan berpeluang menjadi wasit pertama asal Somalia yang memimpin pertandingan Piala Dunia.
Namun, saat tiba di Bandar Udara Internasional Miami, Artan tidak diizinkan masuk ke Amerika Serikat. Otoritas imigrasi menilai dirinya tidak memenuhi syarat untuk berada dan beraktivitas di negara tersebut.
Artan membantah adanya masalah pada dokumen perjalanan yang dimilikinya. Ia menegaskan seluruh dokumen telah lengkap, meski Somalia termasuk dalam daftar negara yang menghadapi pembatasan perjalanan ke Amerika Serikat.
Akibat penolakan tersebut, Artan terpaksa kembali ke Istanbul, Turki, yang menjadi titik keberangkatannya menuju Amerika Serikat.
Kasus yang dialami Omar Artan bukan satu-satunya menjelang penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Sebelumnya, sejumlah individu yang terkait dengan turnamen, mulai dari fotografer tim hingga suporter, juga dilaporkan gagal memasuki Amerika Serikat karena permohonan visa mereka ditolak.
Menanggapi kasus Artan, juru bicara Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat menjelaskan bahwa sang wasit telah menjalani proses “pemeriksaan tambahan” setibanya di Miami pada Sabtu (6/6).
Hingga kini belum ada kepastian apakah FIFA berhasil mengupayakan solusi yang memungkinkan Omar Artan kembali memperoleh akses masuk ke Amerika Serikat untuk menjalankan tugasnya dalam rangkaian Piala Dunia 2026.

