Vatikan (Tutur.co.id) – Paus Leo XIV menyampaikan pesan reflektif menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli. Melalui unggahan di media sosial resminya pada Kamis, Paus menilai sepak bola bukan sekadar olahraga, melainkan sarana untuk mengingatkan pentingnya kebersamaan dan solidaritas dalam kehidupan.
Menurut Paus Leo XIV, nilai-nilai yang terkandung dalam sepak bola dapat menjadi cerminan bagaimana manusia seharusnya hidup berdampingan dan saling mendukung.
“Piala Dunia dimulai, dan banyak orang akan menonton pertandingannya. Sepak bola mengingatkan kita pada sesuatu yang tidak boleh kita lupakan: hidup bukanlah perlombaan untuk pamer sendiri, tetapi jalan yang kita pelajari untuk dilalui bersama,” tulis Paus Leo XIV.
Ia menambahkan bahwa kemampuan bekerja sama merupakan inti dari permainan sepak bola sekaligus pelajaran penting dalam kehidupan sehari-hari.
“Siapa pun yang tidak tahu cara mengoper bola, meskipun berbakat, belum memahami permainan ini. Siapa pun yang tidak tahu cara hidup bersama dan untuk orang lain belum memahami hidup,” lanjutnya.
Piala Dunia 2026 akan mencatat sejarah sebagai edisi pertama yang diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yakni Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Turnamen sepak bola terbesar di dunia itu dijadwalkan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026, dengan pertandingan pembuka mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan di Stadion Azteca, Mexico City.
Selain menjadi edisi pertama yang digelar di tiga negara, Piala Dunia 2026 juga menghadirkan format baru dengan jumlah peserta yang bertambah dari 32 menjadi 48 tim nasional. Penambahan kuota tersebut membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari enam konfederasi untuk tampil di panggung sepak bola dunia.

