Jakarta (tutur.co.id) – Pengamat hubungan internasional Universitas Padjadjaran (Unpad) sekaligus Direktur Eksekutif Global Insight Forum (GIF), Teuku Rezasyah, menyesalkan serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Menurut Reza, proses negosiasi yang tengah berlangsung sebelumnya dinilai berjalan ke arah positif, namun dinamika di lapangan berubah setelah muncul eskalasi militer yang disebutnya menghambat jalur diplomasi.
Reza menilai wafatnya Ayatollah Khamenei menjadi pukulan besar bagi stabilitas politik Iran. Dalam pandangannya, Teheran kini menghadapi tantangan berat untuk membuktikan keberlanjutan pemerintahan di tengah tekanan eksternal dan gangguan keamanan pasca-serangan 28 Februari 2026 lalu. Reza juga menyebut Iran berada dalam posisi mempertahankan diri melalui serangan balasan ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
