Teheran (Tutur.co.id) – Rakyat Iran tengah berduka. Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tewa dalam serangan militer gabungan Israel dan Amerika Serikat pada 28 Februari 2026. Lalu kini siapa yang memegang kendali di Iran?
Berdasarkan laporan yang dipublikasikan Kantor Berita IRNA, saat ini kendali di Iran dipegang sebuah dewan yang terdiri dari Presiden, Ketua Mahkamah Agung, dan salah satu faqih (ahli hukum Islam) dari Dewan Garda Konstitusi.
Dewan ini untuk sementara akan memegang kendali atas Iran dan untuk sementara mengambil alih tugas yang sebelumnya dipegang Pemimpin Republik Islam.
Berita ini muncul di tengah laporan-laporan yang sebelumnya belum terkonfirmasi mengenai tewasnya Masoud Pezeshkian dan Gholamhossein Mohseni Ejei, masing-masing kepala cabang eksekutif dan yudikatif di Republik Islam Iran.
Hingga saat penyusunan berita ini, selain satu pernyataan dari pemerintah dan sebuah cuitan di akun X milik Mohseni Ejei, belum ada gambar atau rekaman suara dari keduanya yang dipublikasikan yang semakin meyakinkan keduanya juga telah sahid.
Selain itu, pada jam-jam terakhir hari Sabtu, sumber-sumber internal di Iran mengumumkan bahwa Mohammad Reza Aref, wakil Masoud Pezeshkian, telah mengambil alih pengelolaan administrasi negara dalam kondisi perang—sebuah perkembangan yang semakin memicu keraguan mengenai kondisi kesehatan Pezeshkian.

