Jakarta (tutur.co.id) – Seorang videografer, Amsal Christy Sitepu, menyampaikan keluhannya di hadapan Komisi III DPR RI terkait dugaan ketidakadilan dalam penanganan kasus proyek video profil desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Dalam rapat yang diikuti secara daring, Amsal tampak tak kuasa menahan tangis saat menceritakan proses pengerjaan proyek tersebut yang ia lakukan sejak 2020.
Didampingi anggota DPR RI Hinca Panjaitan, Amsal menegaskan dirinya hanyalah pekerja di sektor ekonomi kreatif yang berusaha mencari nafkah di tengah masa pandemi. Ia menyebut sejumlah komponen pekerjaan seperti proses editing hingga dubbing dinilai nol oleh auditor dan jaksa, sehingga ia berharap mendapatkan keadilan dalam penanganan kasus yang menjeratnya.
