Jakarta (tutur.co.id) – Sidang uji materi Undang-Undang APBN 2026 terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Mahkamah Konstitusi (MK) diwarnai penyampaian kesaksian emosional dari Kepala Bidang Advokasi Guru Perkumpulan Pendidik dan Guru (P2G), Iman Zanatul Haeri. Dalam keterangannya, ia mengungkapkan keprihatinan terhadap kondisi pendidikan nasional dan berbagai persoalan yang menurutnya dihadapi para guru setelah sebagian anggaran pendidikan dialokasikan untuk program MBG.
Menjelang akhir kesaksiannya, Iman menyampaikan pernyataan dengan nada haru sambil menahan tangis. Ia menyoroti sejumlah persoalan yang disebut dirasakan kalangan pendidik, seperti meningkatnya beban kerja, keterlambatan pencairan tunjangan, serta berkurangnya peluang pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Pernyataan tersebut menjadi perhatian dalam persidangan karena turut memuat pesan moral mengenai pentingnya menjaga anggaran pendidikan.
