Kupang (tutur.co.id) – Kasus siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada yang diduga bunuh diri memicu reaksi keras Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena. Ia mengaku marah dan malu karena peristiwa tragis tersebut diduga berkaitan dengan tekanan kemiskinan dan menjadi sorotan nasional.
Melki menegaskan kejadian ini tidak boleh dianggap sebagai peristiwa biasa dan merupakan kegagalan kolektif yang harus menjadi bahan introspeksi bersama. Ia juga menegur keras Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ngada karena dinilai lambat memberikan penjelasan, sehingga dirinya harus turun langsung merespons situasi tersebut.
