Jakarta (tutur.co.id) – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyatakan pemerintah Indonesia telah menghubungi Amerika Serikat dan Iran untuk menyampaikan kesiapan menjadi mediator dalam konflik yang melibatkan AS–Israel dan Iran. Sugiono mengungkapkan komunikasi juga telah dilakukan dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. Dalam pembicaraan tersebut, Araghchi disebut menyambut baik niat Indonesia untuk berperan sebagai penengah.
Sugiono mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari upaya Indonesia mengambil peran aktif dan konstruktif dalam merespons eskalasi konflik. Pemerintah menilai jalur dialog dan diplomasi tetap menjadi opsi terbaik untuk meredakan ketegangan dan mencegah dampak yang lebih luas. Meski demikian, Sugiono menegaskan bahwa mediasi hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak yang terlibat konflik menyatakan kesediaan untuk difasilitasi.
