Jakarta (tutur.co.id) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memutuskan menurunkan harga Liquefied Natural Gas (LNG) untuk kebutuhan industri menjadi US$13 per million british thermal unit (MMBTU). Sebelumnya, harga LNG untuk sektor industri berada pada kisaran US$20 hingga US$23 per MMBTU.
Kebijakan tersebut diambil setelah pemerintah menerima berbagai masukan dari pelaku industri dalam beberapa pekan terakhir. Penurunan harga LNG diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri nasional sekaligus membantu menekan biaya produksi di tengah tantangan ekonomi yang masih dihadapi dunia usaha.
