Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Pemerintah Resmi Luncurkan Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan, Karya Fajar Novario
  • Blokir Situs Bertubi-tubi, Bandar Judi Online Selalu Punya Jurus Baru
  • Promo Judi Online di Indonesia Melonjak 128 Persen Sejak Gelaran Piala Dunia 2026
  • Latsarmil Koperasi Berujung Peti Mati, Komnas HAM Keluarkan 6 Butir Rekomendasi
  • Dirut Baru BEI Bidik Bursa RI Masuk 10 Besar Dunia, Ini Strateginya
  • Video: Jaga Rupiah dan Likuiditas Pasar Keuangan, BI Siapkan Kebijakan Jangka Pendek
  • Menanti Debut Janice Tjen di Tenis Wimbledon, Lawan Leylah Fernandez
  • Daftar 5 Orang Terkaya di Asia Tenggara, Hartanya Tembus Rp1.689 Triliun, Ada Orang Indonesia?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»Dirut Baru BEI Bidik Bursa RI Masuk 10 Besar Dunia, Ini Strateginya

Dirut Baru BEI Bidik Bursa RI Masuk 10 Besar Dunia, Ini Strateginya

Market Gusti Tetiro29 Juni 2026 / 16:08 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: Tutur/Suhodo)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) yang baru, Jeffrey Hendrik, menegaskan fokus kepemimpinannya tidak hanya mengembalikan daya saing pasar modal Indonesia di tingkat regional, tetapi juga membawa BEI masuk jajaran 10 bursa saham terbesar di dunia.

Untuk mewujudkan target tersebut, BEI akan memperdalam pasar modal melalui peningkatan jumlah emiten berkualitas, memperkuat peran investor institusi domestik, serta mengembalikan kepercayaan investor asing.

Jeffrey mengatakan pengembangan pasar modal harus dilakukan secara seimbang, baik dari sisi pasokan (supply) maupun permintaan (demand). Dari sisi supply, BEI akan mendorong semakin banyak perusahaan berkapitalisasi besar mencatatkan sahamnya di bursa sehingga kapitalisasi pasar terus meningkat.

“Salah satu supply yang berkualitas tentu adalah perusahaan-perusahaan dengan kapitalisasi besar dalam jumlah yang banyak. Dari sisi demand, kita sudah memiliki jumlah investor ritel yang luar biasa besar. Ke depan partisipasi investor institusi domestik juga akan semakin tinggi, dan yang sedang kami lakukan adalah menarik lebih banyak lagi investor asing. Dari situ pasar kita akan semakin dalam dan kontribusinya terhadap perekonomian menjadi lebih nyata,” ujar Jeffrey usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BEI di Jakarta, Senin (29/6/2026).

Menurut Jeffrey, pendalaman pasar menjadi agenda utama setelah jumlah investor ritel Indonesia meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pertumbuhan tersebut dinilai belum cukup untuk menopang kebutuhan likuiditas pasar yang terus berkembang.

Karena itu, BEI akan mempercepat berbagai reformasi guna meningkatkan kembali kepercayaan investor global terhadap pasar modal Indonesia.

“Beban penyerapan likuiditas tidak boleh dibebankan sepenuhnya kepada investor ritel. Reformasi yang kami lakukan saat ini adalah menumbuhkan kembali confidence investor global untuk masuk ke Indonesia. Nantinya investor asing, investor institusi domestik, dan investor ritel akan bersama-sama menciptakan dinamika pasar yang sehat,” katanya.

Baca Juga  Harga Emas Terus Mengilap, MNC Sekuritas Sarankan Borong ANTM hingga MDKA

Jeffrey menegaskan target BEI tidak lagi sekadar menjadi bursa terbesar di kawasan ASEAN. Menurutnya, Indonesia harus mampu bersaing di tingkat global.

“Target kami tidak lagi berbicara ASEAN. Kami berbicara bagaimana Indonesia bisa berada di 10 besar bursa dunia. Itu dilakukan melalui pendalaman pasar secara terus-menerus, baik dari sisi supply maupun demand. Ke depan harus semakin banyak perusahaan dengan kapitalisasi besar yang tercatat di bursa sehingga kapitalisasi pasar meningkat, jumlah investor bertambah, dan pasar modal Indonesia menjadi salah satu yang terbesar di dunia,” ujarnya.

Ia menilai kombinasi bertambahnya emiten berkualitas, meningkatnya partisipasi investor institusi domestik, serta pulihnya minat investor asing akan menjadi fondasi utama dalam memperdalam pasar sekaligus meningkatkan kontribusi pasar modal terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain memperluas basis investor, BEI juga akan mendorong lebih banyak perusahaan dengan fundamental kuat melantai di bursa. Langkah tersebut diyakini akan meningkatkan daya tarik pasar modal Indonesia di mata investor global sekaligus memperbesar kapitalisasi pasar.

Strategi itu akan dijalankan bersamaan dengan upaya memperkuat peran investor institusi domestik agar struktur investor menjadi lebih seimbang dan tidak terlalu bergantung pada arus modal asing.

Sebagai informasi, Jeffrey Hendrik resmi menjabat sebagai Direktur Utama BEI untuk masa bakti 2026–2030 berdasarkan keputusan RUPST BEI yang digelar pada Senin (29/6/2026).

BEI bursa efek indonesia headline Jeffrey Hendrik pasar modal indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVideo: Jaga Rupiah dan Likuiditas Pasar Keuangan, BI Siapkan Kebijakan Jangka Pendek
Next Article Latsarmil Koperasi Berujung Peti Mati, Komnas HAM Keluarkan 6 Butir Rekomendasi

Berita Lainnya

Latsarmil Koperasi Berujung Peti Mati, Komnas HAM Keluarkan 6 Butir Rekomendasi

29 Juni 2026 / 16:22 WIB

Daftar 5 Orang Terkaya di Asia Tenggara, Hartanya Tembus Rp1.689 Triliun, Ada Orang Indonesia?

29 Juni 2026 / 15:38 WIB

Jerman vs Paraguay: Jangan Berharap Tercipta Kejutan

29 Juni 2026 / 15:00 WIB

Misteri 60 Ribu Calon Mahasiswa Mundur: Kemenko PMK Cari Fakta Bedah Masalah

29 Juni 2026 / 13:52 WIB

Pemerintah dan DPR Resmi Bentuk Panja RUU Keamanan Siber

29 Juni 2026 / 13:22 WIB

Sah! Bahlil Umumkan Harga Gas Industri Turun Jadi US$ 13/MMBTU

29 Juni 2026 / 13:03 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Lokasi Layanan SIM Keliling 21 Mei 2026

Galuh Parantri21 Mei 2026 / 07:47 WIB

Pemerintah Resmi Luncurkan Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan, Karya Fajar Novario

29 Juni 2026 / 17:49 WIB

Blokir Situs Bertubi-tubi, Bandar Judi Online Selalu Punya Jurus Baru

29 Juni 2026 / 17:00 WIB

Promo Judi Online di Indonesia Melonjak 128 Persen Sejak Gelaran Piala Dunia 2026

29 Juni 2026 / 16:34 WIB

Latsarmil Koperasi Berujung Peti Mati, Komnas HAM Keluarkan 6 Butir Rekomendasi

29 Juni 2026 / 16:22 WIB

Dirut Baru BEI Bidik Bursa RI Masuk 10 Besar Dunia, Ini Strateginya

29 Juni 2026 / 16:08 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.