Jakarta (tutur.co.id) – Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti budaya laporan palsu dan sikap Asal Bapak Senang (ABS) di lingkungan pemerintahan. Menurutnya, praktik tersebut dapat menimbulkan kesalahan informasi yang diterima pimpinan, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas pengambilan keputusan dalam menjalankan pemerintahan.
Prabowo menegaskan bahwa seorang pemimpin harus berani menerima laporan yang jujur, termasuk yang tidak menyenangkan. Ia juga mengungkapkan kerap memantau berbagai informasi di media sosial maupun siniar (podcast) untuk memahami dinamika opini publik, meski sebagian di antaranya dinilai cukup menyakitkan untuk didengar.
