Jakarta (tutur.co.id) – Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sekitar 1.200 guru besar, dekan, dan rektor di Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan tertutup ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan pandangan pemerintah dengan para pakar mengenai kondisi terkini bangsa.
Salah satu fokus utama diskusi adalah krisis tenaga kesehatan nasional. Pemerintah mencatat Indonesia masih kekurangan lebih dari 100 ribu dokter, sehingga diperlukan formula cepat dan tepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut melalui peran perguruan tinggi.
Selain itu, pemerintah juga mengkaji skema meringankan biaya pendidikan tinggi. Fokus diarahkan pada pengurangan beban operasional Perguruan Tinggi Negeri agar kualitas pendidikan meningkat tanpa membebani mahasiswa.
