Aceh Utara (tutur.co.id) – Bantuan alat berat TNI Angkatan Darat untuk pemulihan bencana tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh, Aceh Utara, pada 13 Januari 2026. Alat berat dikirim memulihkan infrastruktur wilayah Aceh yang rusak akibat bencana.
“Kedatangan bantuan ini wujud respons cepat pemerintah pusat dalam mendukung tanggap darurat, pemulihan infrastruktur, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak bencana,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono pada Kamis (15/1/2026).
Donny menjelaskan bantuan tersebut diangkut dari Pelabuhan Tanjung Priok menggunakan Kapal ADRI LIII dan disambut langsung Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo. Setelah sampai, TNI AD langsung mendistribusikan alat-alat tersebut ke lokasi bencana.
Alat-alat yang dikirim ADRI itu meliputi delapan unit kendaraan reverse osmosis pengolahan air bersih, tiga ekskavator standar, dua ekskavator long arm, serta tiga buldoser.
“Seluruh alat dan kendaraan tersebut disiapkan untuk mendukung pembersihan material pascabencana, pembukaan akses wilayah, normalisasi sungai, serta penyediaan air bersih bagi masyarakat,” jelas Donny.
Dalam siaran pers resmi TNI AD, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo mengatakan pihaknya akan memaksimalkan penggunaan alat tersebut untuk pemulihan wilayah pascabencana.
“Alat berat dan kendaraan operasional ini akan segera dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung percepatan evakuasi, pembukaan akses wilayah, serta pemulihan infrastruktur dan fasilitas umum,” jelas Pangdam.

