Jakarta (tutur.co.id) – Gelombang pertama warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Iran tiba di Jakarta pada Selasa (10/3/2026) malam, di tengah meningkatnya ketegangan operasi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Sebanyak 22 WNI mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta setelah menempuh perjalanan darat dari Teheran menuju Baku, Azerbaijan sebelum melanjutkan penerbangan ke Indonesia.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyambut kedatangan para WNI tersebut dan menyatakan proses repatriasi akan dilakukan secara bertahap. Sebanyak 10 WNI lainnya dijadwalkan tiba pada Rabu (11/3/2026), sementara sedikitnya 36 orang telah mendaftar untuk gelombang berikutnya. Salah satu WNI sekaligus politisi yang turut dievakuasi, Zulfan Lindan, mengaku merasakan langsung situasi menegangkan di Iran, namun ia juga menilai warga setempat tetap tenang dan tidak panik meski serangan terjadi berulang kali. Pemerintah Indonesia menegaskan akan terus memantau situasi keamanan di kawasan Timur Tengah serta memastikan keselamatan WNI yang masih berada di wilayah tersebut.
