Jakarta (tutur.co.id) – Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan membantah keras kabar kepemilikan saham dan keterlibatannya dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL). Bantahan tersebut disampaikan langsung melalui akun Instagram pribadinya.
Luhut mengungkapkan bahwa sejak awal 2000-an dirinya telah menolak keberadaan PT TPL yang sebelumnya bernama PT Inti Indorayon Utama. Ia menilai keuntungan perusahaan justru dinikmati pihak kaya yang tinggal di luar negeri, sementara Indonesia menanggung dampak kerusakan lingkungan.
Bahkan, Luhut mengaku telah menyarankan Presiden Prabowo Subianto agar izin usaha Toba Pulp Lestari dicabut. Menurutnya, negara tidak boleh terus dirugikan oleh praktik yang merusak sumber daya alam nasional.
