Jakarta (tutur.co.id) – Mahfud MD menanggapi soal polemik pemilihan hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Meski secara prosedural tidak menyalahi aturan, Mahfud mengatakan polemik pemilihan hakim MK ini sebagai kemunduran demokrasi konstitusional di Indonesia dan menyebut adanya praktik autocratic legalism didalamnya. Hal ini karena tidak ada peran serta masyarakat, serta berlangsung secara transaksional.
Mahfud pun membandingkan dengan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, SBY adalah sosok yang selalu memiliki “catatan konstitusi” di sakunya. Mahfud menceritakan, SBY tidak pernah mempengaruhi keputusan MK saat dirinya menjabat Ketua MK.
Saksikan wawancara selengkapnya Mahfud MD bersama Don Bosco Selamun dalam ZuperTalk with Don di channel youtube Tutur TV
