Jakarta (tutur.co.id) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait dengan Vatikan. Dalam keterangannya di Gedung Putih, Trump menyebut lebih menyukai saudara laki-laki Paus Leo, Louis Prevost, yang ia sebut sebagai pendukung gerakan “Make America Great Again” (MAGA). Pernyataan tersebut menambah ketegangan yang terjadi antara Washington dengan Vatikan.
Komentar itu menyusul kritik Trump terhadap Paus Leo XIV yang dinilai “lemah” dalam isu kriminalitas dan kebijakan luar negeri. Di sisi lain, Paus Leo belakangan meningkatkan kritik terhadap konflik yang melibatkan AS dan Israel di Iran. Ia menyerukan pentingnya dialog dibandingkan pendekatan militer, serta memperingatkan dampak kemanusiaan dari eskalasi konflik yang terus berlanjut.
