Washington (tutur.co.id)— Pusat Komando Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengklaim telah sepenuhnya menghentikan seluruh perdagangan laut Iran hanya dalam waktu kurang dari 36 jam sejak blokade diberlakukan.
Pernyataan itu disampaikan oleh Komandan CENTCOM, Laksamana Brad Cooper, yang menyebut bahwa operasi militer AS berhasil menghentikan arus ekonomi maritim ke dan dari Iran secara total.
“Dalam waktu kurang dari 36 jam sejak blokade dimulai, pasukan AS telah sepenuhnya menghentikan perdagangan ekonomi yang masuk dan keluar dari Iran melalui laut,” demikian pernyataan resmi tersebut.
Langkah ini menandai eskalasi besar dalam konflik, dengan Washington secara efektif memutus jalur perdagangan utama Iran yang selama ini bergantung pada ekspor laut.
Menurut laporan media internasional, kapal-kapal yang mencoba masuk atau keluar dari pelabuhan Iran dipaksa berbalik arah, sementara tidak ada kapal yang berhasil menembus blokade pada fase awal operasi.
Operasi ini melibatkan lebih dari 10.000 personel militer AS, didukung kapal perang dan sistem udara, yang ditempatkan di kawasan Teluk Oman dan sekitar Selat Hormuz untuk mengawasi lalu lintas laut.
Dengan blokade yang diklaim efektif dalam waktu singkat, situasi kini memasuki fase paling krusial. Tekanan ekonomi terhadap Iran meningkat tajam, sementara risiko eskalasi militer di kawasan juga ikut melonjak.

