Makasssar (tutur.co.id) – Proses pencarian pesawat ATR 42-500 menyisakan banyak cerita. Di Pegunungan Bulusaraung yang dikenal sulit dijangkau. Tim SAR Gabungan betul-betul diuji dalam upayanya mengevakuasi seluruh korban.
Sejak hari pertama, Tim SAR diuji dengan lereng terjal, jurang dalam, serta batu-batu besar di sepanjang tebing. Kondisi ini membuat Tim SAR harus mengandalkan teknik khusus, demi menjangkau lokasi jatuhnya pesawat dan titik ditemukannya korban.
Setiap langkah dilakukan dengan perhitungan matang, mengingat sedikit kesalahan dapat berakibat fatal, baik bagi korban maupun petugas. Meski dihadapkan pada berbagai rintangan alam, semangat dan dedikasi Tim SAR Gabungan tidak surut, hingga akhirnya, seluruh korban dan properti penting pesawat ATR 42-500 berhasil ditemukan.
