Jakarta (tutur.co.id) – Pesawat kargo tanpa awak terbesar di dunia, Changying-8, berhasil menyelesaikan penerbangan perdananya di sebuah bandara di Zhengzhou, Provinsi Henan, Tiongkok. Rekaman yang dirilis memperlihatkan pesawat tersebut terbang di atas area bandara, sementara tim pengembang memantau uji coba dari darat. Pesawat dioperasikan menggunakan sistem kontrol cerdas yang memungkinkan penerbangan dilakukan secara otomatis.
Pesawat kargo nirawak yang dikembangkan oleh Beijing Beifang Changying UAV Technology ini memiliki kapasitas muatan besar dengan berat lepas landas maksimum mencapai tujuh ton. Pesawat ini dibekali turboprop ganda yang dirancang untuk berbagai kebutuhan, mulai dari transportasi logistik jarak jauh, pengiriman bantuan darurat, hingga suplai wilayah perbatasan. Dengan radius layanan sekitar 800 hingga 1.500 kilometer, perusahaan menargetkan produksi pesawat dimulai sebelum akhir 2026 setelah proses sertifikasi kelayakan udara selesai.
