Jakarta (tutur.co.id) – Aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal di kawasan Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut terjadi setelah Andrie selesai melakukan rekaman podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Indonesia.
Menurut keterangan KontraS, serangan terjadi saat Andrie melintas di kawasan Jalan Salemba I. Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh, termasuk tangan, wajah, dada, serta area mata. Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian dan diduga melibatkan pelaku yang belum diketahui identitasnya.
