Washington (tutur.co.id) – Entah apa yang ada di kepala Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Ia kembali berulah dengan mengunggah peta Iran tertutup dengan bendera AS yang tentu secara umum diartikan sebagai wilayah yang masuk kekuasaan Trump.
Aksi Trump memposting peta terbaru Iran di akun Truth Social miliknya tersebut langsung membuat gempar. Bisa ditebak, dilansir dari voiceofemirates Minggu 24 Mei 2026, postingan ini langsung menyebar di jagat maya dan menjadi topik hangat di seluruh penjuru dunia.
Bagaimana tidak bikin geleng-geleng kepala, saat dunia tengah menunggu proses negosiasi damai guna mengakhiri Perang Iran, Trump malah kembali membuat ulah yang berisiko meningkatkan ketegangan antara Washington dan Teheran. Sikap labil Trump jadi sorotan.
Meski tak memberikan detail dari postingannya itu, namun aksi Trump ini muncul di masa-masa sensitif saat kedua belah pihak tengah mengupayakan jalan damai. Banyak kalangan yang menganggap postingan ini sebagai sinyal Trump akan membuktikan ucapannya menyerang Iran.
Ya, di dunia nyata, Trump memang sempat berkoar-koar akan melakukan aksi militer jika negosiasi yang saat ini kembali diusahakan akan kembali buntu. Namun di lain kesempatan, Trump beberapa kali juga selalu menggaungkan kemajuan dari proses negosiasi dengan Iran.
Namun hingga saat ini, belum ada komentar resmi dari pemerintah AS atau pihak Iran mengenai implikasi dari postingan Trump tersebut. Pasalnya, Trump sendiri tak menyertakan caption atau pernyataan apapun terkait postingan peta terbaru Iran tersebut.
Yang jelas, postingan provokatif Trump ini telah sukses memunculkan kekhawatiran bahwa eskalasi lebih lanjut dapat memperburuk situasi keamanan di Kawasan Teluk.

