Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Health»Tips Memproses Kedukaan dengan Sehat

Tips Memproses Kedukaan dengan Sehat

Health Galuh Parantri11 Maret 2026 / 09:30 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Memproses kedukaan (Foto:Tutur/ Ilustrasi AI)
Memproses kedukaan (Foto:Tutur/ Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id)- Kehilangan orang yang kita sayangi adalah pengalaman yang hampir pasti dialami setiap manusia. Namun, memproses kedukaan bukanlah proses yang sama bagi setiap orang. Ada yang bisa mengekspresikan kesedihan secara terbuka, ada juga yang memilih memprosesnya secara diam-diam. Keduanya sama-sama valid. Yang penting, Anda memberi ruang bagi diri sendiri untuk merasakan dan memahami emosi yang muncul.

Berikut beberapa cara yang bisa membantu memproses kedukaan dengan lebih sehat.

1. Izinkan diri untuk merasa sedih
Kesedihan adalah respons yang alami ketika kehilangan. Tidak perlu memaksa diri untuk terlihat kuat atau segera “baik-baik saja”. Menangis, merasa hampa, marah, atau bingung adalah bagian dari proses berduka.

2. Terima bahwa proses berduka tidak selalu rapi
Banyak orang membayangkan proses berduka seperti tahapan yang harus dilalui satu per satu. Padahal dalam kenyataannya, emosi bisa datang secara naik turun. Hari ini mungkin terasa lebih ringan, tapi besok bisa kembali terasa berat. Itu hal yang normal.

3. Ceritakan perasaan kepada orang yang dipercaya
Berbagi cerita dengan keluarga, teman dekat, atau komunitas bisa membantu meringankan beban emosi. Kadang kita tidak butuh solusi, hanya butuh didengar.

4. Temukan cara pribadi untuk mengenang
Setiap orang punya cara sendiri untuk menjaga kenangan. Bisa melalui doa, menulis tentang orang yang telah pergi, menyimpan foto, atau melakukan kegiatan yang dulu sering dilakukan bersama.

5. Jaga kebutuhan dasar diri sendiri
Saat berduka, hal sederhana seperti makan, tidur, dan bergerak sering terlupakan. Padahal tubuh tetap membutuhkan energi. Menjaga rutinitas kecil bisa membantu menjaga keseimbangan emosi.

6. Jangan ragu mencari bantuan profesional
Jika kesedihan terasa sangat berat dan berlangsung lama hingga mengganggu kehidupan sehari-hari, berbicara dengan psikolog atau konselor bisa menjadi langkah yang membantu.

Baca Juga  Kenapa Orang Bisa Mudah Marah Saat Lapar? Ini Penjelasan Fenomena Hangry

“Duka merupakan respons alami terhadap kehilangan, terutama kehilangan seseorang yang memiliki ikatan emosional dengan kita,” tulis psikolog John W. Worden dalam buku Grief Counseling and Grief Therapy.

Berduka tidak memiliki batas waktu yang pasti untuk selesai. Kedukaan bukan sesuatu yang harus “diselesaikan”, melainkan sesuatu yang perlahan dipelajari untuk hidup berdampingan dengannya. Seiring waktu, rasa kehilangan mungkin tidak sepenuhnya hilang, tetapi bisa berubah menjadi kenangan yang tetap hidup di dalam hati.

Jika Anda atau orang terdekat sedang mengalami kedukaan, yang paling penting adalah memberi ruang bagi diri sendiri untuk menjalani proses tersebut dengan penuh empati.

berita duka Duka kabar duka kedukaan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHasil Liga Champions: Barcelona Selamat di Injury Time, Bayern Munchen Pesta Gol di Bergamo
Next Article Bolehkah Tidur Seharian Saat Puasa? Ini Penjelasan Islam dan Risiko Kesehatannya

Berita Lainnya

Rachmat Gobel ‘Panasonic’ Tutup Usia, Berikut Profilnya

10 Juli 2026 / 09:55 WIB

Tutur Berduka Kehilangan Sosok Maryadi Direktur Bisnis Tutur Media Digital

03 Juli 2026 / 23:26 WIB

Resep MPASI untuk Bayi 6 Bulan ke Atas, Lengkap dengan Panduan Pemberian yang Tepat

24 Juni 2026 / 09:22 WIB

Jengkol dan Petai Mana yang Lebih Sehat? Kenali Perbedaan hingga Penyebab Bau Khasnya

23 Juni 2026 / 09:46 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dengan Bahan Sederhana, Mudah Dipraktikkan di Rumah

20 Juni 2026 / 09:22 WIB

Broken Home: Luka Keluarga yang Tak Selalu Terlihat, Tapi Berdampak Panjang

19 Juni 2026 / 09:14 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Pramono Anung Gaungkan “Jaga Jakarta” Saat Idulfitri, Harap Ibu Kota Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global

Gusti Tetiro21 Maret 2026 / 11:09 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.